Buka konten ini

BINTAN (BP) – Letak geografis Bintan yang strategis, berdekatan dengan Singapura dan Malaysia, menjadi peluang pasar bagi Sentra Industri Fashion Seri Kuala Lobam.
”Ini akan menjadi multiplier effect karena letak Bintan yang strategis,” ungkap Dirjen Industri Kecil Menengah dan Aneka, Kementerian Perindustrian RI, Reni Yanita di Sentra Industri Fashion Seri Kuala Lobam, Rabu (21/1/2026).
Ia juga mengatakan bahwa dua gedung Sentra Industri Fashion Seri Kuala Lobam dibangun dengan anggaran sekitar Rp 16 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2024 dan Rp 3 miliar untuk pelatihan dan sertifikasi SDM.
”Bintan dipilih sebagai lokasi Sentra Industri Fashion karena memiliki kompetensi penjahit yang terampil,” katanya.
Sentra ini dilengkapi mesin terkini dan SDM terlatih, serta telah memproduksi seragam pekerja untuk kawasan industri di Bintan dan menerima pesanan lainnya.
Reni berharap pelaku usaha kecil dan menengah di Kabupaten Bintan dapat tumbuh dengan adanya Sentra Industri Fashion Seri Kuala Lobam ini.
Selain itu, Sentra Industri Fashion Seri Kuala Lobam juga dapat mengajarkan keterampilan desain fashion kepada anak-anak sekolah dan mengembangkan bakat mereka.
Wakil Bupati Bintan, Deby Maryanti mengungkapkan Sentra Industri Fashion Sri Kuala Lobam sebagai sentra kedua di Bintan setelah Sentra Kerupuk.
Menurut Deby, Sentra Industri Fashion Seri Kuala Lobam ini membuka peluang kerja bagi ibu-ibu di Kecamatan Sri Kuala Lobam dan meningkatkan ekonomi keluarga.
”Omset 9 bulan 2025 mencapai Rp 554 juta dengan 5.157 pcs pesanan,” kata Deby.
Deby berharap pesanan meningkat dengan pesanan dari PT BIIE Lobam dan PT BAI Galang Batang untuk seragam pekerja. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI