Buka konten ini

JAKARTA (BP) — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, didampingi Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, resmi meluncurkan Gerakan #RukunSamaTeman di Jakarta, Rabu (10/12).
Abdul Mu’ti mengatakan, gerakan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo untuk menciptakan budaya sekolah yang aman dan nyaman. “Gerakan #RukunSamaTeman bukan sekadar formalitas. Ini gerakan bersama semua pihak yang melibatkan sebanyak mungkin kalangan. Pada dasarnya, kita bisa hidup rukun dan aman jika saling menghormati satu sama lain,” ujar Mendikdasmen.
Kemendikdasmen, menurut Abdul Mu’ti, tengah melakukan koordinasi lintas kementerian/lembaga (K/L) untuk mewujudkan sekolah yang nyaman bagi anak-anak Indonesia. Tujuannya agar murid dapat belajar dengan semangat dan meraih cita-cita di masa depan.
“Kami berkomitmen menjadikan sekolah sebagai rumah kedua bagi anak-anak, sehingga mereka bisa belajar dengan baik dan penuh semangat. Harapannya, generasi muda Indonesia menjadi kuat, cerdas, dan berkarakter,” tegas Abdul Mu’ti.
Raffi Ahmad juga menyampaikan hal senada. Ia menekankan bahwa gerakan #RukunSamaTeman selaras dengan arahan Presiden Prabowo, terutama untuk memerangi bullying, termasuk verbal, fisik, hingga cyberbullying.
“Untuk mengajak anak hidup rukun, guru dan orang tua harus menyesuaikan pendekatan dengan perkembangan zaman. Ilmu pendidikan penting, tapi ilmu adab dan kehidupan jauh lebih penting,” kata Raffi.
Peluncuran gerakan ini menjadi momen istimewa bagi Fery Kipka, murid SMK Negeri 1 Papua Pegunungan jurusan Agrobisnis dan Agroteknologi. Ia mewakili sekolah di kawasan 3T (tertinggal, terpencil, terluar) dan menekan tombol peluncuran bersama Mendikdasmen.
“OSIS di sekolah kami rutin meningkatkan rasa kesetiakawanan. Saya juga mendorong generasi muda Indonesia untuk bersaing sehat dan membangun persahabatan meski berbeda,” ujar Fery.
Dalam acara tersebut, enam perwakilan murid membacakan Deklarasi #RukunSamaTeman. Isinya menegaskan komitmen murid Indonesia menjunjung persahabatan sehat, saling menghormati perbedaan, menjaga keamanan dan kenyamanan sekolah, menolak kekerasan dan perundungan, serta mendukung teman yang lemah agar tidak tersisih.
Selain itu, Mendikdasmen menyerahkan apresiasi kepada pemenang sayembara “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Cerita Praktik Baik” yang diselenggarakan Puspeka pada Oktober 2025.
Acara peluncuran digelar secara hibrida, dihadiri Staf Ahli Menteri, Staf Khusus Menteri, serta pejabat Eselon I dan II Kemendikdasmen. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO