Buka konten ini
SEKUPANG (BP) – Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) mencatat, sebanyak 80 pencari kerja telah resmi diterima bekerja dari 1.285 lowongan yang dibuka dalam Job Fair Batam 2025. Ajang rekrutmen ini digelar pada 5–7 Agustus lalu, diikuti puluhan perusahaan dari berbagai sektor industri.
Plt Kepala Disnaker Batam, Nurul Iswahyuni, mengatakan angka tersebut masih bersifat sementara. Data final baru akan dipublikasikan pada 7 Oktober 2025. Sesuai aturan, perusahaan diberi waktu maksimal dua bulan setelah job fair untuk menyampaikan laporan penerimaan tenaga kerja.
“Yang sudah masuk ke kami ada 80 orang yang sudah bekerja. Itu berdasarkan laporan perusahaan saat wawancara dan kandidat dinyatakan diterima. Namun laporan final tetap akan kita tunggu hingga batas akhir nanti,” jelas Nurul, Rabu (27/8).
Dari laporan sementara, seluruh pekerja yang diterima ditempatkan sebagai operator produksi di sektor industri manufaktur.
Nurul menegaskan, jumlah lowongan yang dibuka dalam job fair tidak selalu sebanding dengan jumlah pekerja yang akhirnya diterima. Sebab, kualifikasi pencari kerja kerap tidak sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
“Kalau kandidat tidak sesuai kualifikasi, tentu tidak bisa dipaksakan. Itulah kenapa ada lowongan yang tidak terisi. Polanya hampir sama setiap tahun. Misalnya ada 10 ribu lowongan, biasanya yang terisi sekitar 9 ribu,” ujarnya.
Ia mencontohkan, pada job fair kali ini banyak posisi bidang teknik dan jabatan menengah ke atas yang tidak terisi karena minimnya pelamar dengan keterampilan sesuai. “Bukan berarti tidak ada peminatnya, tetapi kebanyakan pelamar di Batam masih di level pemula. Jadi tidak match dengan kebutuhan perusahaan,” katanya.
Disnaker akan terus memantau perkembangan hasil penempatan kerja dari job fair ini dan mengingatkan perusahaan untuk segera menyampaikan laporan hasil rekrutmen sebelum batas waktu berakhir. (*)
Reporter : Rengga Yuliandra
Editor : RATNA IRTATIK