Buka konten ini
TANJUNGPINANG (BP) – Muhammad Taqi Askari, mahasiswa asal Tanjungpinang, Kepulauan Riau, dipulangkan dari Iran oleh Pemerintah Indonesia. Askari sebelumnya menempuh pendidikan beasiswa di Teheran sejak awal 2025.
Kepala Badan Penghubung Kepri, Ednrie Joko, menyebutkan Askari tiba di Jakarta, Kamis (26/6) sore dan kini tinggal bersama kerabatnya. ‘‘Rencananya pekan depan kembali ke Tanjungpinang,’’ ujarnya, Jumat (27/6).
Selama lima bulan di Teheran, Askari baru menjalani kursus bahasa dan belum memulai kuliah. Meski situasi di Teheran relatif aman dari konflik Iran-Israel, Askari mengaku khawatir melihat rudal yang kerap melintas di langit.
Keluarganya khawatir, jadi diminta pulang, tambah Ednrie. Saat ini, Askari menjadi satu-satunya mahasiswa asal Kepri di Iran.
‘‘Badan Penghubung Kepri juga telah berkoordinasi dengan Direktorat Perlindungan WNI untuk memastikan data WNI asal Kepri di luar negeri. Sejauh ini baru satu,’’ pungkasnya. (*)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : IMAN WACHYUDI