Buka konten ini
BARCELONA (BP) – Apa pun hasil Real Madrid versus RCD Mallorca dini hari tadi (15/5), FC Barcelona siap berpesta juara LALIGA musim ini di Estadio Cornella-El Prat. Barca (82 poin, 35 laga) bisa memastikan gelar seandainya Real (75 poin, 35 laga) kalah karena kompetisi sampai jornada ke-38.
Kalaupun Real menang dini hari tadi, Barca tetap bisa mengunci gelar dengan mengalahkan rival sekota, RCD Espanyol, di Cornella-El Prat dini hari nanti (siaran langsung beIN Sports 1/beIN Sports Connect/RCTI+/Vidio pukul 02.30 WIB).
Blaugrana, sebutan lain FC Barcelona, konfiden memenangi Derbi Barceloni edisi ke-218 tersebut. Ronald Araujo dkk ingin mengulang momen Barca mengangkat trofi juara LALIGA kali terakhir dua musim lalu (2022–2023).
Gelar LALIGA ke-27 itu diraih pada era kepelatihan Xavi Hernandez. Saat itu, skuad Xavi merayakan juara di Cornella-El Prat pada jornada 34. Barca mampu mempecundangi Espanyol 4-2 selan sehari setelah Real mengalahkan Getafe CF 1-0.
Entrenador Barca Hansi Flick dalam pre-match press conference tadi malam (14/5) mengatakan bahwa timnya ingin menentukan hasil sendiri. Barca tidak mau tergantung dengan apa pun hasil Los Merengues –julukan Real. “Kami harus bisa mengalahkan Espanyol,” tegasnya kepada Mundo Deportivo.
Barca tercatat pernah tiga kali merayakan gelar juara LALIGA sebelum bertanding. Yaitu pada musim 1990–1991 bersama Johann Cruijff, lalu pada 2008–2009 saat ditangani Pep Guardiola, dan 2012–2013 di bawah asuhan Tito Vilanova.
”Aku rasa bukan ide yang bagus untuk merayakannya sebelum laga berlangsung. Aku tahu apa yang terjadi dan ini tentang respek. Kami harus pulang dengan tiga angka, baru kami bisa memikirkan hal-hal lainnya,’’ beber Hansi.
Sementara itu, tactician Espanyol Manolo Gonzalez menyatakan bahwa timnya siap merusak rencana perayaan gelar juara Barca. Selain gengsi derbi, Periquitos –julukan Espanyol– masih berjuang lepas dari jerat degradasi. Menempati peringkat ke-16 dengan 39 poin dari 35 laga, Leandro Cabrera dkk hanya terpaut lima poin dari peringkat ke-18 atau batas atas zona degradasi, CD Leganes. Baru juru kunci atau peringkat ke-20 Real Valladolid (16 poin) yang sudah dipastikan turun kasta ke Segunda Division.
”Kami pernah mengalahkan Real (1-0, 1/2, red). Kami pun yakin bisa mengalahkan Barca,’’ tegas Manolo seperti dilansir Sport. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG