Buka konten ini
JAKARTA (BP) – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men PAN-RB) Rini Widyantini angkat bicara soal isu mundurnya ratusan peserta yang lolos seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) tahun anggaran 2024. Dia mengatakan masih akan mengecek data lengkapnya.
Rini mengaku sudah mendengar kabar itu. Dari info yang didengarnya, ada sekitar 700 orang yang mundur.
”Tapi, kami tentunya akan melakukan pengecekan terlebih dahulu (jumlah pastinya, red),” ujarnya di sela sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2025 di Kantor Kemendiktisaintek, Jakarta, Selasa (15/4). Sebab, hingga kini proses pengisian daftar riwayat hidup (DRH) dalam rangka pengusulan nomor induk pegawai (NIP) masih terus berjalan di seluruh instansi pemerintah.
Menurutnya, sebagian besar alasan mereka mundur berkaitan dengan penempatan atau penugasan yang didapatkan. Diduga, penempatan mereka tidak sesuai harapan. Karena itu, dia mengingatkan kembali bahwa CPNS harus siap ditempatkan di mana saja sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan sejak awal.
”Tetapi memang yang perlu diperhatikan ini masalah penempatan ataupun penugasan yang akan mereka dapatkan (sebagai PNS, red),” ungkapnya.
Rini melanjutkan, pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN). Dia meminta Mendiktisaintek Brian Yuliarto melakukan pengecekan lebih lanjut terhadap CPNS yang mengundurkan diri dari formasi dosen Kemendiktisaintek.
”Termasuk dampaknya terhadap pengisian formasi dosen di perguruan-perguruan tinggi,” jelasnya.
Sebagai informasi, isu mundurnya ratusan calon CPNS ini ramai di media sosial X. Dari lembar pengumuman nomor: 5590/A.A3/KP.01.01/2025 tentang pembatalan kelulusan peserta pada seleksi penerimaan CPNS Kemendiktisaintek yang tersebar, diketahui ada 653 peserta yang mengundurkan diri sebagai CPNS Kemendiktisaintek 2024 di masa akhir pengisian DRH dalam rangka pengusulan NIP. Kemudian, terdapat 61 peserta yang dianggap me-ngundurkan diri sebagai CPNS Kemendiktisaintek tahun anggaran 2024 karena tidak dapat menyelesaikan pengisian DRH sampai batas waktu yang ditentukan.
Banyak spekulasi yang muncul terkait mundurnya ratusan peserta yang sejatinya sudah lolos seleksi ini. Antara lain soal penempatan yang tidak sesuai ekspektasi hingga pertimbangan gaji dan tunjangan.
Namun, sejatinya, di laman resmi SSCASN sejak awal sudah disampaikan jenis formasi yang dibuka lengkap bersama penjelasan singkat soal jobdesk hingga perkiraan jumlah gaji. Termasuk aturan penempatan sesuai kebutuhan. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG