Buka konten ini
TANJUNGPINANG (BP) – Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, melakukan kunjungan ke Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Senin (10/3). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau sejarah dan warisan budaya Kerajaan Riau-Lingga.
Fadli Zon menegaskan memahami sejarah Melayu di Pulau Penyengat sangatlah penting, mengingat bahasa Melayu merupakan cikal bakal bahasa Indonesia.
“Tempat ini memiliki nilai sejarah yang sangat penting, terutama sebagai tonggak awal bahasa Melayu yang kemudian berkembang menjadi bahasa persatuan Indonesia,” ujarnya di Pulau Penyengat.
Ia menambahkan bahasa Melayu yang kemudian menjadi bahasa Indonesia berperan besar dalam mempersatukan bangsa dari Sabang hingga Merauke. Oleh karena itu, sejarah ini tidak boleh dilupakan.
“Kita tidak boleh melupakan sejarah penting ini. Bahasa Indonesia adalah pemersatu bangsa, sehingga tidak boleh dianggap remeh,” tambahnya.
Fadli Zon juga berharap agar ke depannya semakin banyak kegiatan kebudayaan yang mengedepankan pengenalan sejarah serta pembelajaran jejak peradaban yang dapat dilakukan di Pulau Penyengat.
“Selain sebagai tempat peristirahatan para tokoh dan pahlawan nasional, Pulau Penyengat juga merupakan ekosistem budaya yang harus terus dijaga,” pungkasnya. (*)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI