Buka konten ini

KECELAKAAN beruntun yang melibatkan satu unit truk trailer yang memuat kontainer dan dua sepeda motor terjadi di kawasan turunan Simpang Baloi Kolam, Batam, Senin (22/6) sekitar pukul 10.00 WIB. Insiden yang terjadi saat hujan mengguyur Kota Batam itu mengakibatkan dua pengendara sepeda motor perempuan mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan medis.
Kecelakaan sempat menyebabkan kepadatan arus lalu lintas di sekitar lokasi. Warga dan pengguna jalan yang berada di tempat kejadian langsung memberikan pertolongan kepada para korban sebelum dievakuasi ke rumah sakit.
Pantauan di lapangan, sedikitnya dua sepeda motor mengalami kerusakan akibat benturan dengan truk trailer. Proses evakuasi kendaraan yang terlibat juga membuat arus lalu lintas di kawasan tersebut tersendat.
Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan bermula ketika seorang pengendara ojek online (ojol) tiba-tiba berpindah lajur.
”Awalnya ada sepeda motor ojek online yang mendadak berpindah dari jalur empat atau lajur paling kanan ke jalur dua saat mendekati lampu merah,” ujar Afiditya.
Pada saat bersamaan, di lajur dua terdapat sebuah truk kontainer yang sedang melaju menuju persimpangan. Sopir truk diduga berusaha menghindari sepeda motor tersebut dengan melakukan manuver mendadak.
”Karena ada kendaraan yang berpindah jalur secara tiba-tiba, pengemudi truk membanting setir. Saat itu kendaraan kemudian masuk ke lajur satu dan mengenai pengendara sepeda motor yang berada di jalur tersebut,” jelasnya.
Menurut Afiditya, kondisi jalan yang menurun turut memengaruhi kemampuan pengemudi dalam mengendalikan kendaraan. Akibatnya, sistem pengereman truk tidak mampu mengatasi situasi darurat yang terjadi sehingga kendaraan kehilangan kendali. ”Lokasi kejadian merupakan jalan menurun, sehingga pengereman kontainer tidak bisa mengatasi situasi saat itu dan kendaraan kehilangan kendali,” katanya.
Akibat kecelakaan tersebut, dua pengendara sepeda motor mengalami luka-luka. Salah seorang korban dilaporkan mengalami patah kaki, sementara korban lainnya juga mengalami cedera dan masih menjalani perawatan medis di rumah sakit.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Barelang, Iptu Jefri, membenarkan insiden yang melibatkan satu unit truk kontainer dan dua sepeda motor tersebut. Menurut dia, petugas masih melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan kronologi pasti kecelakaan.
”Korban ada dua orang dan sudah dibawa ke rumah sakit. Untuk apakah korban diseruduk atau hanya terserempet, kami belum dapat memastikan karena anggota masih di lapangan melakukan penanganan,” ujarnya.
Pasca kejadian, Satlantas Polresta Barelang kembali mengingatkan seluruh pengguna jalan agar tidak sembarangan berpindah lajur karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain.
”Kami mengimbau kepada seluruh pengendara agar tidak asal memotong jalur. Selalu perhatikan situasi lalu lintas di sekitar dan gunakan lampu sein atau lampu isyarat ketika akan berpindah lajur,” tegas Afiditya.
Ia juga mengingatkan para pengemudi kendaraan berat untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan sebelum beroperasi. Pengemudi diminta memeriksa sistem pengereman, tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, serta mengutamakan keselamatan, terutama saat melintas di jalur padat dan menurun.
Warga menyebut kawasan turunan Simpang Baloi Kolam bukan kali pertama menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas. Kontur jalan yang menurun dan tingginya volume kendaraan, termasuk truk bertonase besar, membuat kawasan tersebut dinilai rawan kecelakaan.
Karena itu, masyarakat berharap pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap titik rawan tersebut melalui pemasangan rambu tambahan, papan peringatan, maupun fasilitas keselamatan lainnya agar pengendara lebih berhati-hati saat melintas.
Kecelakaan di Simpang Baloi Kolam menambah daftar rentetan kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Batam dalam beberapa waktu terakhir. Sebelumnya, kecelakaan diduga akibat rem blong juga terjadi di kawasan wisata Pantai New Melur, Kecamatan Galang, Sabtu (20/6), yang melibatkan sebuah bus rombongan wisatawan dan menyebabkan satu penumpang meninggal dunia serta puluhan lainnya mengalami luka-luka.
Serangkaian kecelakaan yang terjadi belakangan ini menjadi alarm keras akan pentingnya keselamatan berlalu lintas. Tidak hanya pemerintah dan aparat penegak hukum, keselamatan di jalan raya juga menjadi tanggung jawab seluruh pengguna jalan agar kejadian serupa tidak terus berulang.
Sebelumnya di rentang Bulan April hingga Mei, sejumlah rentetan kecelakaan lalu lintas di Batam, mulai dari tabrak lari siswa sekolah dasar, kecelakaan maut yang menewaskan tiga pelajar SMP di Barelang, hingga tabrakan di Jalan Sudirman, menjadi alarm keras akan pentingnya keselamatan berkendara dan perlindungan anak di jalan raya. (***)
Reporter : EUSEBIUS SARA – YOFI YUHENDRI
Editor : GALIH ADI SAPUTRO