Buka konten ini

BATAM KOTA (BP) – Penghuni Apartemen Pollux Habibie di Kelurahan Teluk Tering, Kecamatan Batam Kota, kembali dikejutkan dengan penemuan seorang warga negara asing (WNA) asal Singapura yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar apartemen pada Senin (8/6) malam. Korban diketahui berinisial LTG (59).
Korban ditemukan tidak bernyawa di sebuah kamar di Tower 2 Apartemen Pollux Habibie sekitar pukul 19.30 WIB. Penemuan tersebut berawal ketika rekan korban berinisial FI kembali ke apartemen untuk menjemput korban yang rencananya akan diantar ke pelabuhan.
Kapolsek Batam Kota AKP Benny Syahrizal melalui Kanit Reskrim Iptu Rahmat Susanto menjelaskan, sebelum kejadian, korban bersama FI dan satu rekan lainnya berinisial ER baru saja kembali dari kawasan Nagoya Thamrin.
“Saksi FI mengantar korban ke kamar di Tower 2 untuk beristirahat. Setelah itu FI meninggalkan korban sendirian di kamar dan pergi bersama saksi ER,” ujar Rahmat, Selasa (9/6).
Beberapa jam kemudian, FI dan ER kembali ke apartemen. Namun saat tiba di kamar, FI berulang kali mengetuk pintu kamar korban tanpa mendapat respons. Karena tidak ada jawaban, FI kemudian membuka pintu menggunakan kunci yang dimilikinya.
Saat masuk ke dalam kamar, FI mendapati korban dalam posisi terbaring di atas tempat tidur. Ia berusaha membangunkan korban, namun tidak mendapatkan respons. Menyadari kondisi tersebut, FI kemudian turun ke lobi apartemen untuk meminta bantuan petugas.
Petugas lobi segera menghubungi tim medis dari RSIA Royal Medika. Sekitar pukul 21.20 WIB, tim medis tiba di lokasi dan melakukan pemeriksaan awal terhadap korban. Dari hasil pemeriksaan, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Pihak apartemen kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Batam Kota. Personel kepolisian bersama Tim Inafis Polresta Barelang segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.
Rahmat mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal Tim Inafis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Saat ini jenazah telah dibawa ke RS Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.
Untuk memastikan penyebab pasti kematian, jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepulauan Riau. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan medis lanjutan sambil melengkapi proses penyelidikan atas peristiwa tersebut.
Sebelumnya, dalam kurun waktu yang berdekatan, kasus serupa juga terjadi di kawasan yang sama.
Seorang pria lansia warga negara asing (WNA) asal Singapura berusia lanjut ditemukan meninggal dunia di salah satu unit Apartemen Pollux Habibie, Batam Kota, Jumat (5/6).
Penemuan tersebut sempat menggegerkan penghuni apartemen setelah pihak pengelola melaporkan korban sudah lama tidak dapat dihubungi. Kondisi yang dinilai tidak wajar itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan pengecekan.
Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Batam Kota bersama tim identifikasi segera mendatangi lokasi. Saat dilakukan pemeriksaan di dalam unit, korban ditemukan sudah tidak bernyawa. Polisi kemudian memasang garis polisi dan melakukan olah TKP.
Selain pemeriksaan di lokasi, petugas juga meminta keterangan sejumlah saksi di lingkungan apartemen untuk mengetahui aktivitas terakhir korban sebelum ditemukan meninggal dunia. (*)
Reporter : EUSEBIUS SARA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO