Buka konten ini

BINTAN (BP) – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Tanjungpinang-Tanjunguban, tepatnya di depan Nursery Penghijauan, Desa Sebong Pereh, Kecamatan Teluk Sebong, Selasa (2/6) sekitar pukul 08.20 WIB. Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah bertabrakan dengan truk pengangkut ayam yang melaju dari arah berlawanan.
Korban diketahui bernama Iskandar, warga Perumahan Telaga Surya Indah, Kelurahan Tanjunguban Utara, Kecamatan Bintan Utara.
Kasi Humas Polres Bintan, AKP H.P. Bako, mengatakan berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara.
Sebelum kejadian, truk Mitsubishi Colt Diesel BP 8967 BY yang dikemudikan Dede Yusup dengan seorang penumpang, Dede Indra, melaju dari arah Tanjungpinang atau Simpang Lagoi menuju Tanjunguban.
Pada saat bersamaan, sepeda motor Yamaha Jupiter Z BP 5910 IB yang dikendarai korban melaju dari arah berlawanan.
“Diduga pengendara sepeda motor tidak konsentrasi karena sambil melihat ke arah kanan, tepatnya ke area kebun nursery. Akibatnya, sepeda motor bergerak masuk ke lajur berlawanan,” ujar Bako.
Melihat kondisi tersebut, sopir truk sempat berupaya mengerem untuk menghindari tabrakan. Namun jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat sehingga benturan tidak dapat dihindari.
“Pengendara sepeda motor menabrak bagian depan truk,” katanya.
Benturan keras menyebabkan korban mengalami luka berat, di antaranya luka robek pada kepala bagian pelipis kiri dan dahi, luka pada lutut kanan, serta patah tulang pada pergelangan tangan kiri, lengan kanan bagian bawah, dan paha kanan.
Korban sempat dievakuasi ke puskesmas terdekat. Namun nyawanya tidak tertolong.
“Pengendara sepeda motor dinyatakan meninggal dunia di puskesmas,” ujarnya.
Dari video yang beredar di media sosial, korban terlihat tergeletak telentang di badan jalan usai kecelakaan. Sementara sepeda motor yang dikendarainya mengalami kerusakan parah dan hancur di bagian depan.
Seorang warga setempat, Emi, mengaku melihat kondisi di lokasi sesaat setelah kejadian.
“Saya tidak melihat langsung tabrakannya. Saya hanya melihat setelah kejadian, truk pengangkut ayam bertabrakan dengan sepeda motor,” katanya.
Akibat kecelakaan tersebut, bagian depan truk mengalami kerusakan, sedangkan sepeda motor korban hancur dan kemudian dievakuasi menggunakan mobil pikap.
Polisi telah melakukan olah TKP dan mengamankan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. “Kerugian material diperkirakan sekitar Rp5 juta,” kata Bako. (***)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : GUSTIA BENNY