Buka konten ini
SEIBEDUK (BP) – Misteri penemuan kerangka manusia di kawasan DAM Duriangkang, Kecamatan Sungai Beduk, masih terus diselidiki aparat kepolisian. Sejauh ini, Polsek Sungai Beduk menerima laporan kehilangan seorang perempuan berinisial RH yang diduga memiliki kesesuaian ciri dengan korban.
Kapolsek Sungai Beduk, Alex Yasral, mengatakan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan forensik untuk memastikan identitas kerangka yang ditemukan warga di area waduk tersebut.
“Dari keterangan keluarga, kerangka yang ditemukan memiliki kesesuaian dengan pakaian yang terakhir dikenakan korban. Namun untuk memastikan identitasnya, kami masih menunggu hasil pemeriksaan forensik,” ujarnya, Selasa (2/6).
Menurut Alex, RH merupakan warga Kampung Air, Sungai Beduk, yang dilaporkan hilang dan tidak dapat dihubungi keluarga sejak sekitar dua pekan terakhir.
Meski demikian, polisi belum dapat menyimpulkan penyebab hilangnya korban maupun keterkaitan antara laporan orang hilang tersebut dengan penemuan kerangka.
“Keluarga korban tinggal terpisah. Mereka mengaku sudah sekitar dua minggu tidak dapat berkomunikasi dengan yang bersangkutan, sehingga penyebab kehilangannya juga belum bisa dipastikan,” katanya.
Saat ditemukan, kerangka tersebut masih mengenakan pakaian berupa baju dan celana jins. Berdasarkan kondisi itu, polisi menduga korban berjenis kelamin perempuan.
Namun demikian, penyidik belum dapat memastikan apakah terdapat unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.
“Untuk dugaan adanya tindak pidana, kami belum bisa menyimpulkan. Penyelidikan masih terus berlangsung dan semua kemungkinan masih didalami,” tegas Alex.
Saat ini, kepolisian berkoordinasi dengan tim forensik untuk mengungkap identitas korban sekaligus penyebab kematiannya. Hasil pemeriksaan ilmiah tersebut menjadi kunci dalam mengurai misteri penemuan kerangka di kawasan DAM Duriangkang.
Alex juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dalam beberapa waktu terakhir agar segera melapor ke pihak kepolisian.
“Kami mengimbau masyarakat yang kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor. Keterangan dari keluarga sangat penting dalam membantu proses identifikasi,” ujarnya. (*)
Reporter : YOFI YUHENDRI
Editor : GALIH ADI SAPUTRO