Buka konten ini

KUALA LUMPUR (BP) – Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi berhasil melewati babak kualifikasi Malaysia Masters 2026. Kepastian itu didapat setelah Dhinda menundukkan wakil Hong Kong, Lo Sin Yan Happy. Dhinda harus melewati pertarungan tiga gim di Axiata Arena, Kuala Lumpur, kemarin (19/5).
Awalnya, Dhinda sempat kehilangan gim pertama dengan skor 19-21. Namun, dia mampu bangkit dan mendominasi dua gim berikutnya dengan kemenangan 21-7 dan 21-11. Hasil tersebut mengantarkan Dhinda melaju ke babak utama atau 32 Besar turnamen level Super 500 tersebut.
Usai pertandingan, Dhinda merasa terbantu dengan persiapan yang dilakukan sebelum menghadapi lawannya. Sebab, duel melawan Happy menjadi pertemuan pertama bagi keduanya di turnamen internasional.
“Sebelumnya saya sudah tanya-tanya ke Thalita yang pernah bertemu dia. Saya juga menonton video pertandingan dia. Dan, itu sangat membantu untuk mencapai kemenangan tadi,” ujar Dhinda.
Pemain asal Bali itu mengakui sempat mengalami kesulitan pada gim pertama. Namun, setelah menemukan pola permainan lawan, ia mampu tampil lebih tenang dan mengontrol jalannya pertandingan.
Nah, pada babak 32 besar, Dhinda sudah ditunggu lawan berat. Ia akan menghadapi mantan juara dunia asal Thailand, Ratchanok Intanon. Menghadapi pemain senior dengan segudang pengalaman itu, Dhinda menegaskan ingin tampil tanpa beban.
“Besok (hari ini, red) bertemu Ratchanok Intanon saya mau coba maksimal. Sekarang tinggal menjaga fokus dan kondisi,” tegas Dhinda.
Dhinda juga menjadikan Malaysia Masters 2026 sebagai momentum untuk memperbaiki posisinya di ranking dunia. Ia mengalami penurunan peringkat setelah hasil kurang memuaskan dalam beberapa turnamen terakhir, termasuk di Thailand pekan lalu.
Selain itu, hilangnya poin dari Denmark International Challenge dan Luxembourg Open musim lalu turut memengaruhi posisinya di ranking BWF.
“Di sini saya mau memanfaatkan kesempatan sebaik-baiknya untuk bisa menaikkan peringkat lagi,” timpal pemain yang kini menempati ranking 79 itu. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO