Buka konten ini

KARIMUN (BP) – Pemerintah Kabupaten Karimun mulai melaksanakan seleksi calon Direktur Utama PT Pelabuhan Karimun (Perseroda), Senin (18/5). Dari enam pendaftar awal, satu orang dinyatakan gugur pada tahap administrasi.
Penjabat Sekretaris Daerah Karimun, Djunaidy, yang juga menjadi tim penguji seleksi, mengatakan lima peserta yang lolos administrasi langsung mengikuti ujian psikotes pada hari pertama seleksi.
“Jumlah awal yang melamar ada enam orang. Namun satu orang gugur karena sedang berada di luar negeri dan berkasnya diantar oleh orang lain,” ujar Djunaidy kepada Batam Pos.
Menurut dia, kondisi tersebut membuat tim seleksi memutuskan peserta tersebut tidak memenuhi syarat administrasi.
Pada hari pertama, lima kandidat menjalani psikotes yang dilakukan psikiater dari RSUD Muhammad Sani. Selanjutnya, pada hari kedua seleksi, peserta akan mengikuti sejumlah tahapan ujian lainnya. “Hari kedua akan ada ujian tertulis, kemudian paparan makalah dan sesi tanya jawab,” katanya.
Djunaidy menjelaskan, dalam sesi pemaparan, para peserta diminta mempresentasikan makalah yang telah dibuat. Tim penguji juga akan mendalami materi melalui sesi diskusi dan tanya jawab.
“Kalau memang makalah dibuat sendiri, tentu peserta mampu menjelaskan di depan tim penguji,” tambahnya.
Ia menyebut tim penguji tidak hanya berasal dari jajaran Pemkab Karimun, tetapi juga melibatkan akademisi dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Melalui proses seleksi tersebut, Pemkab Karimun berharap dapat memperoleh figur direktur utama yang mampu membawa kemajuan bagi PT Pelabuhan Karimun (Perseroda), termasuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
“Dirut yang terpilih nanti diharapkan memiliki inovasi untuk mengembangkan potensi usaha demi kemajuan BUMD ini,” pungkasnya. (*)
Reporter : SANDI PRAMOSINTO
Editor : GUSTIA BENNY