Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Sistem pembayaran digital semakin akrab dengan pelaku UMKM. Dengan digitalisasi, UMKM semakin mendapatkan potensi akses untuk mengembangkan usaha.
Contohnya UMKM di bidang logistik. Umumnya mereka adalah agen-agen pengiriman atau bisnis logistik. Dalam bertransaksi dengan pelanggan, UMKM yang menjadi mitra usaha pengiriman atau bisnis logistik tidak hanya menerima pembayaran tunai. Sudah banyak melayani sistem pembayaran nontunai yang memanfaatkan berbagai macam platform. Umumnya berjenis QRIS.
Seperti yang dilakoni para mitra agen Lion Parcel. Kini mereka mendapat dukungan pembayaran QRIS dari AstraPay dalam bertrasaksi.
Chief Retail Officer (CRO) Lion Parcel Febri Andika mengatakan, pihaknya terus memperkuat ekosistem layanan berbasis digital di jaringan agen.
”QRIS AstraPay memungkinkan proses pembayaran yang lebih cepat, aman, dan terintegrasi, sehingga membantu mitra agen meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memberikan pengalaman layanan yang lebih baik bagi pelanggan,” ujar Febri kepada wartawan baru-baru ini.
Seiring dengan implementasinya, kinerja mitra agen Lion Parcel terus menunjukkan tren positif. Mereka relatif mengalami peningkatan aktivitas transaksi dan jumlah pelanggan. Semua itu berdampak pada kenaikan pendapatan mitra agen hingga lebih dari 10%.
“Capaian ini menunjukkan bahwa integrasi layanan logistik dengan sistem pembayaran digital dapat memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan bisnis mitra agen. Ke depan, kami akan terus mengembangkan kolaborasi ini untuk memperluas manfaat bagi ekosistem,” tutup Febri.
Selain menghadirkan solusi pembayaran, kerja sama dengan Astrapay juga menghadirkan sesi edukasi bagi mitra agen Lion Parcel yang mencakup pengembangan bisnis dan optimalisasi layanan berbasis digital.
Pendekatan itu bertujuan untuk memastikan bahwa mitra agen tidak hanya mengadopsi teknologi, tetapi juga mampu mengoptimalkannya untuk pertumbuhan usaha. Apalagi mitra agen Lion Parcel didukung jaringan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Dengan dukungan Astrapay dapat membuka peluang pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, serta berkontribusi terhadap percepatan transformasi digital di Indonesia.
Sementara itu, Chief Marketing Officer (CMO) AstraPay Reny Futsy Yama mengatakan, AstraPay terus berupaya memperluas penggunaan QRIS di sektor riil, sekaligus memperkuat literasi keuangan dan digital bagi UMKM di Indonesia.
”Hal ini membuat AstraPay tidak hanya mampu menghadirkan solusi pembayaran yang mudah digunakan, tetapi juga relevan dengan kebutuhan pelaku usaha di berbagai skala dan wilayah,” jelas Reny.
Lebih jauh dia mengatakan, kolaborasi memungkinkan untuk menjangkau jaringan agen yang tersebar luas di seluruh Indonesia. Sehingga, dapat mendorong inklusi keuangan sekaligus mempercepat adopsi transaksi digital di tingkat UMKM.
Lebih dari itu, Astrapay berupaya menghadirkan edukasi dan literasi keuangan digital secara berkelanjutan kepada UMKM di berbagai daerah. Dengan cara itu, para pelaku UMKM tidak hanya mampu bertransaksi secara digital, tetapi juga semakin siap mengelola bisnis secara lebih adaptif, efisien, dan berkelanjutan di era ekonomi digital. (*)
Laporan : JP GROUP
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI