Buka konten ini

BINTAN (BP) – Dua warga terombang ambing di laut setelah kapal mereka tenggelam dihantam gelombang. Kejadian ini sempat terekam di video yang memperlihatkan dua pria terombang-ambing di tengah laut viral di media sosial. Dalam video tersebut, salah seorang korban tampak berpegangan pada benda menyerupai fiber, sementara sejumlah sampan nelayan berupaya melakukan penyelamatan.
Peristiwa itu diketahui terjadi di perairan Pulau Telang, Desa Mantang Besar, Kecamatan Mantang, Bintan, Rabu (14/5).
Kapolsek Bintan Timur, Aang Setiawan, melalui Bhabinkamtibmas Desa Mantang Besar, Bayu Toro, membenarkan kejadian tersebut.
Ia mengatakan dua korban bernama Harun, 38, warga Pulau Lingka, Kecamatan Belakang Padang, Batam, dan Tar, 33, warga Pulau Lipan, Desa Penuba, Kecamatan Selayar, Lingga, berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.
“Kedua korban ditemukan selamat, tidak ada korban jiwa,” ujar Bayu, Minggu (17/5).
Berdasarkan keterangan korban kepada polisi, keduanya berangkat dari Pulau Lingka menuju Dabo, Lingga, menggunakan kapal bermuatan kayu broti pada Rabu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.
Mereka sempat singgah di Pulau Dendun sekitar pukul 05.00 WIB untuk mengisi bahan bakar sebelum melanjutkan perjalanan pukul 07.00 WIB.
Namun saat melintas di perairan Pulau Telang sekitar pukul 11.00 WIB, kapal yang mereka tumpangi dihantam gelombang besar disertai angin kencang hingga tenggelam.
Kedua korban kemudian berusaha menyelamatkan diri dengan berpegangan pada pelampung kapal sambil menunggu pertolongan.
Bayu menjelaskan, kedua pria itu akhirnya ditemukan nelayan asal Mantang Besar bernama Sophian, 39, bersama beberapa nelayan lain yang melintas sekitar pukul 17.15 WIB.
Setelah dievakuasi, korban dibawa ke Pulau Telang Kecil, Desa Mantang Besar, Kecamatan Mantang, Bintan. Polisi kemudian berkoordinasi dengan ketua RT setempat dan pemerintah desa untuk membantu proses pemulangan korban serta menghubungi pihak keluarga.
“Keduanya telah dipulangkan ke Batam melalui Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjungpinang, Kamis kemarin,” katanya. (*)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : GUSTIA BENNY