Buka konten ini

BATAM (BP) – Mengenalkan budaya disiplin di jalan raya sejak usia dini, Ditlantas Polda Kepri mengajak puluhan murid KB dan TK Al-Farabi belajar tentang keselamatan berlalu lintas melalui kegiatan edukatif dan interaktif. Kegiatan bertajuk Polisi Sahabat Anak itu digelar di RTMC Ditlantas Polda Kepri, Rabu (13/5).
Sebanyak 80 anak didampingi 10 guru mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias. Anak-anak dikenalkan dengan berbagai rambu lalu lintas, tata cara berkendara yang aman, hingga pentingnya mematuhi aturan di jalan raya.
Direktur Lalu Lintas Polda Kepri, Kombes Taufiq Lukman Nurhidayat, mengatakan edukasi keselamatan berlalu lintas perlu ditanamkan sejak din. Tujuannya agar anak-anak tumbuh dengan kesadaran disiplin dan keselamatan saat berada di jalan.
“Melalui program Polisi Sahabat Anak ini, kami ingin membangun kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini. Anak-anak perlu dikenalkan tentang keselamatan di jalan agar nantinya menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, personel Subdit Kamsel Ditlantas Polda Kepri memberikan pemahaman kepada anak-anak dan para guru mengenai pentingnya penggunaan helm standar SNI saat menggunakan sepeda motor. Serta kewajiban memakai sabuk pengaman saat berada di kendaraan roda empat.
“Kami juga mengingatkan para guru untuk selalu menjadi contoh yang baik dalam berlalu lintas dengan mematuhi rambu-rambu dan aturan di jalan raya,” tegasnya.
Selain materi keselamatan berkendara, anak-anak juga diperkenalkan dengan berbagai jenis rambu lalu lintas melalui metode belajar yang santai dan menyenangkan. Petugas menjelaskan fungsi masing-masing rambu serta pentingnya mematuhi aturan, baik bagi pengendara, pejalan kaki, maupun pesepeda.
Suasana kegiatan berlangsung ceria. Anak-anak tampak aktif menjawab pertanyaan dan mengikuti arahan petugas saat sesi pengenalan rambu lalu lintas berlangsung.
Tak hanya soal lalu lintas, petugas juga memberikan pesan moral kepada anak-anak agar saling menghargai, tidak melakukan perundungan atau bullying terhadap teman, serta membangun sikap saling menyayangi sesama.
Taufiq berharap kegiatan tersebut dapat memberikan pemahaman dasar tentang keselamatan berlalu lintas sekaligus membentuk karakter disiplin anak sejak dini.
“Dengan edukasi seperti ini, diharapkan anak-anak memahami aturan lalu lintas dan dapat membantu menciptakan budaya tertib berlalu lintas di masyarakat,” katanya.
Kegiatan Polisi Sahabat Anak berlangsung aman dan lancar. Ditlantas Polda Kepri berkomitmen terus melaksanakan edukasi serupa sebagai bagian dari upaya menciptakan Kamseltibcarlantas di wilayah Kepri. (***)
Reporter : YASHINTA
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI