Buka konten ini
BENGKONG (BP) – Misteri identitas pria yang ditemukan tewas tergantung di kawasan Bengkong Garama akhirnya berujung pemakaman tanpa nama. Setelah hampir dua pekan berada di RS Bhayangkara Polda Kepri tanpa identitas yang jelas, jenazah pria yang dikenal sebagai Mr X itu dimakamkan di TPU Sei Temiang, Rabu (13/5) sore.
Proses pemakaman dilakukan usai salat Ashar setelah pihak kepolisian berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Batam. Hingga menjelang pemakaman, tidak ada keluarga maupun kerabat yang dapat memastikan identitas korban.
Kanit Reskrim Polsek Bengkong Iptu Apriadi mengatakan, keputusan pemakaman dilakukan karena jenazah sudah terlalu lama berada di rumah sakit dan belum ada kecocokan identitas dari pihak mana pun.
“Terbaru info dari Dinsos, habis Ashar kita makamkan jenazah Mr X. Surat kematiannya sudah saya kirim ke Dinsos,” ujar Apriadi, Rabu (13/5).
Menurut Apriadi, korban akhirnya dimakamkan sebagai Mr X karena kondisi jenazah yang sudah sulit dikenali membuat proses identifikasi mengalami kendala. Polisi sebelumnya juga telah menyebarluaskan informasi kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga.
“Jenazah Mr X dikebumikan habis Ashar hari ini di pemakaman Sei Temiang karena tidak ada keluarga yang merasa cocok dengan jenazah yang sudah susah dikenali,” katanya.
Sebelumnya, sempat ada satu keluarga dari pria yang dilaporkan hilang datang ke RS Bhayangkara untuk mencocokkan identitas korban. Namun, proses pengenalan yang dilakukan bersama tim rumah sakit belum dapat memastikan bahwa korban merupakan anggota keluarga mereka.
“Sudah dites dan ditunjukkan langsung ke jenazah oleh tim rumah sakit, tapi belum bisa dipastikan,” tambah Apriadi.
Diketahui, jasad pria tersebut pertama kali ditemukan warga dalam kondisi tergantung di sebuah pohon di tepi Jalan Yos Sudarso, Bengkong Garama, pada Selasa (28/4) sore. Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah membusuk sehingga sulit dikenali.
Korban diketahui mengenakan hoodie hitam, topi merah, dan celana pendek bermotif bunga-bunga.
Hingga dimakamkan, polisi masih belum berhasil mengungkap identitas korban maupun penyebab pasti kematiannya. (*)
Reporter : EUSEBIUS SARA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO