Buka konten ini

JAKARTA (BP) – BMW Motorrad kembali mencuri perhatian pecinta motor adventure dunia lewat peluncuran BMW R1300 GS Adventure Dark Edition terbaru. Motor edisi spesial ini hadir dengan tampilan serba hitam yang membuat aura gagah khas GS semakin agresif dan premium. Model terbaru tersebut melengkapi lini edisi khusus BMW Motorrad setelah sebelumnya menghadirkan F900 R dan F900 XR edisi spesial untuk pasar Prancis.
Berbeda dari versi standar, BMW R1300 GS Adventure Dark Edition mengusung konsep Triple Black dengan berbagai sentuhan gelap di hampir seluruh bagian motor.
Mulai dari velg jari-jari hitam, windshield gelap, deflektor berwarna smoke, ventilasi tangki hitam, hingga jok pengendara dan penumpang berpemanas yang semakin menambah kesan eksklusif.
BMW juga membekali motor ini dengan alarm serta berbagai fitur elektronik modern yang menjadi ciri khas motor adventure premium. Fitur standar yang tersedia meliputi: Dynamic Cruise Control, Dynamic Traction Control, ABS, Heated Grip, Lampu sorot LED tambahan. Dibekali juga dengan empat mode berkendara yaitu Eco, Rain, Road dan Enduro.
Secara tampilan, motor ini terlihat lebih agresif dibanding model standar dan menyasar pengendara yang menginginkan motor touring premium dengan karakter lebih misterius dan sporty.
BMW R1300 GS Adventure Dark Edition saat ini dipasarkan khusus untuk pasar Prancis dengan harga 22.900 Euro atau setara sekitar Rp400 jutaan.
Harga tersebut lebih mahal sekitar 1.700 Euro dibanding varian standar R1300 GS Adventure di negara tersebut. BMW Motorrad juga memastikan model ini hanya diproduksi terbatas dan pemesanannya dibuka hingga 30 Juni 2026.
Secara global, lini GS masih menjadi tulang punggung penjualan BMW Motorrad. Sepanjang 2025, R1300 GS Adventure tercatat menjadi motor BMW terlaris dengan penjualan mencapai 33.570 unit.
Sementara BMW R1300 GS standar membukukan penjualan 32.555 unit. Popularitas motor adventure premium BMW tersebut juga sangat kuat di pasar Inggris, bahkan R1300 GS Adventure sempat menjadi motor adventure terlaris selama tujuh bulan sepanjang 2025. (*)
Laporan : JP GROUP
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI