Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Mario Suryo Aji menyesali kesalahan yang membuatnya gagal finis pada gelaran Moto2 di Circuit of the Americas, Minggu (29/3) lalu. Padahal, peluang meraih poin sudah berada di depan mata.
Pembalap Idemitsu Honda Team Asia itu sebenarnya tampil cukup kompetitif di tengah balapan yang berlangsung kacau akibat insiden pada lap pertama. Insiden ini memicu red flag dan restart. Dalam situasi tersebut, Mario mampu bertahan dalam persaingan zona poin sebelum akhirnya terjatuh saat berada di posisi ke-15 dan balapan tersisa dua lap.
“Baik sebelum red flag maupun setelah restart, saya rasa balapannya cukup baik. Tapi pada akhirnya saya membuat kesalahan dan itu sepenuhnya tanggung jawab saya,” kata Mario dilansir dari laman resmi tim.
Kesalahan tersebut sangat disesalkan. Kaena, kesalahan itu terjadi ketika peluang untuk membawa pulang poin masih terbuka, terutama setelah menjalani akhir pekan yang tidak mudah sejak sesi latihan.
“Itu kesalahan yang tidak bisa diterima dan tidak boleh terjadi lagi. Sangat membuat frustrasi, karena setelah akhir pekan yang sulit saya masih percaya bisa mendapatkan sesuatu dari balapan ini, tetapi saya tidak bisa menyelesaikannya,” sesal pembalap asal Magetan itu.
Mario juga mengatakan performanya sepanjang akhir pekan sudah terpengaruh sejak awal, yang kemudian berdampak pada konsistensi performa hingga hari balapan.
“Sejak hari pertama saya membuat segalanya lebih sulit untuk diri saya sendiri dan itu memengaruhi keseluruhan akhir pekan, baik dari sisi ritme maupun momentum,” timpalnya. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO