Buka konten ini
BANDA ACEH (BP) – Upaya pendistribusian bantuan kemanusiaan oleh LAZ BATAM dan Batam Pos ke wilayah terdampak banjir di Sumatra terus dilakukan. Penyaluran bantuan ke Kampung Alur Mentawak, Kabupaten Aceh Tamiang, dilaksanakan pada Rabu (24/12).
Namun, bantuan hanya dapat disalurkan hingga titik jalan yang terputus akibat longsor.
Tim LAZ BATAM–Batam Pos berupaya menjangkau langsung kampung yang masih terisolasi tersebut. Akan tetapi, sejumlah titik longsor di akses jalan utama membuat kendaraan tidak dapat melintas.
Dalam pendistribusian kali ini, tim hanya mampu mencapai titik longsor kedua, di mana proses pembersihan jalan masih berlangsung menggunakan alat berat.
Bantuan dari masyarakat yang diamanahkan melalui LAZ BATAM–Batam Pos terpaksa diturunkan di sekitar lokasi alat berat. Bantuan yang diserahkan meliputi paket sembako, makanan bayi, popok bayi, serta kebutuhan khusus perempuan.
“Kondisi jalan belum memungkinkan untuk dilalui kendaraan. Bantuan sementara diturunkan di titik ini dan akan dijemput oleh masyarakat dari dalam kampung,” ujar Ketua LAZ BATAM–Batam Pos, Syarifuddin, yang turut langsung dalam perjalanan distribusi.
Perwakilan masyarakat Kampung Alur Mentawak, Candra, menjelaskan jumlah kepala keluarga (KK) di kampung tersebut sekitar 500 KK. Dari jumlah itu, sekitar 350 KK terdampak, dengan rumah warga terendam banjir.
Ia juga menerangkan akses menuju Kampung Alur Mentawak berada sebelum pintu gerbang masuk Provinsi Aceh dan secara administratif masih termasuk wilayah Kabupaten Aceh Tamiang. Jalur masuk menuju kampung tersebut melalui kawasan perkebunan karet dan sawit.
Minimnya bantuan yang dapat masuk langsung ke dalam kampung mendorong masyarakat setempat membuka posko penerimaan bantuan sementara. Posko didirikan di area warung-warung pinggir jalan raya poros Medan–Banda Aceh agar bantuan dari para donatur dapat lebih mudah diterima dan disalurkan.
Sebagai Koordinator Posko, Candra menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para donatur melalui LAZ BATAM–Batam Pos.
“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan sembako dan kebutuhan dasar yang sangat dibutuhkan masyarakat saat ini. Semoga seluruh donatur diberikan kesehatan dan dimudahkan rezekinya,” ujarnya.
Mayoritas warga Kampung Alur Mentawak bermata pencaharian sebagai petani sawit dan karet. Namun, banjir yang merendam wilayah tersebut selama beberapa hari menyebabkan banyak tanaman sawit mengalami kerusakan.
Warga berharap ke depan ada solusi dan pendampingan agar mereka dapat kembali bangkit pascabencana. Masyarakat Kampung Alur Mentawak juga menyampaikan doa dan harapan agar musibah segera berlalu, akses jalan dapat segera pulih, dan bantuan kemanusiaan dapat masuk sepenuhnya ke wilayah mereka. (*)
Reporter : M. SYA’BAN
Editor : RATNA IRTATIK