Buka konten ini

JAKARTA (BP) — Wakil Kepala BP Batam sekaligus Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menerima dua penghargaan nasional bertepatan dengan Peringatan Hari Ibu Nasional 2025, Senin (22/12). Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas peran strategis kepemimpinan perempuan dalam mendorong percepatan investasi dan transformasi ekonomi daerah.
Dua penghargaan yang diraih Li Claudia yakni Perempuan Inspiratif Award 2025 dari tvOne untuk kategori Pemimpin Perempuan Menggerakkan Ekonomi dan Investasi Daerah, serta Wonder Mom Award 2025 dari Metro TV untuk kategori Excellent Mom in Urban Economic Acceleration and Sustainable City Governance.
Penghargaan tersebut tidak sekadar bersifat simbolik. Penyelenggara menilai, dalam kurun waktu kurang dari satu tahun, kepemimpinan Li Claudia bersama Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mampu memperkuat posisi Batam sebagai salah satu magnet investasi utama di luar Pulau Jawa.
Iklim usaha di Batam dinilai semakin kondusif dan kompetitif, serta memberikan kepastian bagi investor. Berbagai kebijakan yang diambil diarahkan untuk mempercepat realisasi investasi sekaligus menjaga keberlanjutan pembangunan daerah.
Melalui pendekatan kepemimpinan yang tegas namun kolaboratif, Li Claudia dinilai mampu mempercepat proses investasi sekaligus membuka ruang pertumbuhan ekonomi lokal. Kebijakan yang dijalankan tidak hanya berorientasi pada capaian angka investasi, tetapi juga pada keterlibatan pelaku usaha daerah dan keberlanjutan ekonomi.
“Penghargaan ini saya dedikasikan untuk emak-emak di Kota Batam yang saya cintai. Kepemimpinan bukan soal siapa kita, tetapi sejauh mana kita mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” ujar Li Claudia.
Momentum Hari Ibu Nasional dinilai semakin memperkuat makna penghargaan tersebut. Kepemimpinan perempuan dipandang memiliki peran strategis sebagai penggerak perubahan, sekaligus pilar penting dalam pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.
Li Claudia berharap, capaian tersebut dapat menjadi pemantik semangat bagi lebih banyak perempuan untuk berani mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah.
“Saya berharap semakin banyak perempuan yang berani terlibat langsung dalam pembangunan, tanpa harus meninggalkan nilai-nilai keluarga yang menjadi fondasi bangsa,” katanya.
Pengakuan di tingkat nasional ini sekaligus menjadi validasi atas arah kebijakan pembangunan Batam yang menempatkan kolaborasi, kepemimpinan inklusif, dan percepatan ekonomi sebagai prioritas. Batam pun kian diposisikan sebagai salah satu lokomotif pertumbuhan ekonomi kawasan dan nasional. (*)
Reporter : ARJUNA
Editor: RATNA IRTATIK