Buka konten ini
BATAM (BP) – BP Batam belum berencana membuka kembali kantor perwakilannya di Singapura yang sempat ditutup pada masa kepemimpinan sebelumnya. Meski begitu, hubungan kerja sama dan komunikasi antara Batam dan Singapura disebut tetap berjalan baik.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menjelaskan bahwa meskipun kantor tersebut tidak lagi beroperasi, pihaknya tetap aktif menjalin komunikasi dengan berbagai pihak di Singapura, terutama terkait promosi investasi dan penguatan hubungan ekonomi lintas batas.
“Sekarang kantor di sana (Singapura) tidak operasional. Tapi hubungan ke sana, delegasi ke sana tetap berjalan baik,” ujarnya, beberapa waktu lalu.
Ia tidak menutup kemung-kinan kantor tersebut akan dibuka kembali di masa mendatang. Namun, untuk saat ini, BP Batam memilih memaksimalkan komunikasi langsung tanpa perlu kehadiran fisik kantor perwakilan.
“Saya berpandangan kantor ini bisa saja kami buka. Tapi kami bisa bolak-balik saja ke sana untuk mengomunikasikan kebijakan,” katanya.
Menurutnya, sejauh ini belum ada kebijakan atau agenda khusus yang mengarah pada pembukaan kembali kantor BP Batam di Singapura.
“Sampai hari ini, kami belum berencana untuk membuka kembali kantor itu,” tambahnya.
Sebelumnya, kantor BP Batam di Singapura sempat dinilai memiliki peran strategis dalam mempererat hubungan Batam–Singapura, mengingat banyaknya aktivitas investasi, perdagangan, dan pariwisata yang melibatkan kedua wilayah tersebut. Namun, keberadaannya dinonaktifkan pada masa kepemimpinan Kepala BP Batam sebelumnya, Muhammad Rudi.
Sementara itu, Ketua Apindo Batam, Rafki Rasyid, menilai keberadaan kantor perwakilan di luar negeri tidak lagi terlalu dibutuhkan pada era digital saat ini. Investor kini lebih banyak memanfaatkan kanal daring untuk memperoleh informasi terkait peluang investasi.
“Kalau menurut saya, ya, tak perlu juga ada kantor perwakilan di Singapura. Karena biasanya investor lebih memilih mengakses informasi seputar investasi melalui kanal online,” ujarnya.
Rafki menilai langkah yang lebih efektif justru memperkuat kapasitas dan kreativitas tim promosi investasi BP Batam.
“Penguatan sebaiknya dilakukan pada tim promosi investasi BP Batam agar bisa mengemas promosi investasi dengan cara yang lebih menarik, sehingga dapat menjaring lebih banyak investor,” tambahnya. (*)
Reporter : Arjuna
Editor : RYAN AGUNG