Buka konten ini
BP Batam tengah menggesa perbaikan jaringan pipa air bersih berdiameter 500 milimeter yang mengalami kebocoran di dekat kawasan Hotel Vista di Kecamatan Sekupang. Kebocoran terjadi akibat pergeseran tanah dan berdampak pada suplai air di beberapa kawasan sekitarnya.
Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya layanan air bersih dan menegaskan bahwa langkah cepat telah diambil. Perbaikan dilakukan oleh Badan Usaha SPAM Fasilitas dan Lingkungan.
“BP Batam berkomitmen menyelesaikan gangguan ini secepatnya,” ujar Tuty, Senin (7/7), saat meninjau langsung lokasi kebocoran.
Daerah terdampak meliputi sejumlah wilayah di Lubukbaja, seperti Tanjunguma, Baloi View, dan sekitarnya, termasuk wilayah di Kecamtan Sekupang seperti Perumahan Perumahan Sandona. Tekanan air di beberapa titik menurun drastis hingga suplai terhenti.
Untuk mencegah kejadian serupa, pipa baja yang rusak diganti dengan pipa berbahan Polyethylene (PE) yang lebih fleksibel dan tahan terhadap pergeseran tanah.
“Penggantian ini bagian dari langkah antisipatif agar kebocoran tidak berulang,” tambah Tuty.
Guna membantu warga terdampak lebih dari 24 jam, BP Batam melalui Air Batam Hilir menyiagakan armada mobil tangki air bersih. Warga dapat mengoordinasikan permintaan secara kolektif melalui RT/RW atau kelurahan.
“Kami siap mendistribusikan air bersih melalui tangki. Koordinasi bisa melalui call center resmi Air Batam Hilir,” ujarnya.
Layanan pengaduan dan permintaan air bersih dapat diakses melalui saluran resmi BP Batam, seperti call center, media sosial, dan situs daring. Perbaikan ditargetkan selesai dalam waktu dekat agar distribusi air kembali normal.
Sehari sebelumnya atau pada Minggu (6/7), Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, juga meninjau titik kebocoran pipa di kawasan tersebut dan memerintahkan perbaikan segera. (***)
Reporter : Arjuna
Editor : RATNA IRTATIK