Buka konten ini
TANJUNGPINANG (BP) – Seorang pengamen berinisial DH, 22, nyaris diamuk massa di Pasar Bintan Center, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Senin (21/4), setelah diduga membuat keributan dan mengancam pedagang dengan senjata tajam (sajam).
Menurut Soleh, salah satu pedagang di lokasi, DH sempat mengamen di tengah keramaian pasar dan menimbulkan kegaduhan. Ketika ditegur, ia justru tidak terima dan terlibat cekcok dengan pedagang.
“Pelaku juga mengeluarkan sajam dari pinggangnya. Saya kaget, apalagi terlihat jelas kalau mereka sedang dalam pengaruh alkohol,” ujar Soleh.
Keributan itu membuat para pedagang marah dan langsung mengejar DH, yang kemudian melarikan diri menuju Kantor Polsek Tanjungpinang Timur. Pelaku akhirnya berhasil diamankan oleh polisi.
Soleh menambahkan, penga-men seperti DH memang kerap kali bersikap memaksa terhadap pengunjung pasar, bahkan tak segan menunjukkan perilaku tak terpuji ketika tidak diberi uang.
“Baru kali ini mereka sampai bikin onar, tapi dari dulu memang suka maksa dan tengil. Ditegur pun tidak pernah terima,” keluhnya.
Sementara itu, Kapolsek Tanjungpinang Timur, AKP Sugiono, membenarkan bahwa pelaku saat ini tengah menjalani pemeriksaan di Mapolsek. Ia mengonfirmasi bahwa DH sempat terlibat cekcok dengan pedagang dan datang ke kantor polisi dalam kondisi diduga mabuk.
“Pelaku terlihat dalam kondisi oleng, kemungkinan terpengaruh alkohol. Namun kami belum menemukan adanya senjata tajam. Saat ini masih dalam penyelidikan,” terang AKP Sugiono. (*)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI