Buka konten ini
KARIMUN (BP) – Gedung E Pemerintah Kabupaten Karimun yang berada di Jalan Poros yang berdampingan dengan Kantor Bupati Karimun disatroni maling. Sasaran pelaku pencurian kompresor atau mesin air conditioner (AC) yang terpasang di luar bangunan gedung.
Dan pada Jumat (4/4) pencurian di Gedung E kembali diketahui. Yakni, mesin AC di Kantor Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral Kabupaten Karimun Kabupaten Karimun yang berada di lantai dua gedung tersebut menjadi sasaran maling.
Sekda Kabupaten Karimun, Djunaidy, yang dikonfirmasi Batam Pos membenarkan ada peristiwa pencurian yang terjadi di Gedung E tersebut.
”Pencurian bukan baru kali ini terjadi. Melainkan, sudah beberapa kejadiannya. Yang mengherankan, kenapa bisa beberapa kali bisa terjadi dan tidak bisa diambil pengalaman,” ujarnya.
Kalau sudah berkali-kali terjadi pencurian, lanjut Sekda, tentunya harus ada antisipasi yang dilakukan oleh para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang menempati gedung pemerintah tersebut. Dan apakah hal semacam ini harus dirinya juga yang harus turun tangan untuk menyelesaikan. Untuk itu, selesai liburan nanti dia akan melakukan evaluasi terhadap para kepala OPD terkait pencurian yang terjadi di Gedung E tersebut.
Informasi yang berhasil dihimpun, diduga pencurian yang dialami Kantor Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral telah terjadi beberapa hari lalu dan baru diketahui pada Jumat pagi. Ada dua unit kompresor AC yang hilang. Terlihat dari gambar yang beredar di pesan WhatsApp bagian dalam mesin AC jatuh ke lantai.
Bukan hanya itu, sebulan yang lalu Kantor Dinas Sosial pernah mengalami yang sama. Pelaku pencurian mengambil bagian luar AC, yakni, kompresor. Gedung E yang sering menjadi sasaran maling pada malam hari memang tidak ada yang menjaganya. Sehingga, ha ini menyebabkan pelaku pencurian leluasa dalam beraksi.
Ada tiga OPD yang menempati Gedung E yang terdiri dari dua lantai tersebut. Yak-ni, Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP). Kemudian ada Dinas Sosial (Dinsos) serta Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Ener-gi Sumber Daya Mineral. (*)
Reporter : Sandi Pramosinto
Editor : ANDRIANI