Buka konten ini
Anambas (BP) – Satu unit kapal pompong yang mengangkut warga ke Pulau Wait dikabarkan tenggelam, Rabu (2/4).
Kapolsek Palmatak, Iptu Kristian mengatakan kapal pompong tersebut mengangkut 8 orang penumpang dari Dusun Batu Nyodong, Desa Payalaman menuju Pulau Wait dalam rangka berlibur ke pantai pada Selasa (1/4) sore.
”Kapal ini yang punya Sardiansyah Budiman, termasuk dalam rombongan yang berlibur kesana,” ujar Iptu Kristian kepada Batam Pos, Kamis (3/4).
Karena air laut di Pulau Wait masih surut, Sardiansyah lantas meminta izin untuk berlabuh di laut depan rumah Suhak yang lokasinya tidak jauh dari daerah tujuan tepatnya di Dusun Palah.
”Pompongnya dibiarkan berlabuh, sedangkan penumpang dan pemilik kapal beristirahat di pantai depan rumah Suhak,” kata Kristian.
Saat sedang beristirahat, salah satu penumpang, Nurul Fadillah pada Rabu (2/4) pukul 03.00 WIB dini hari, melihat kapal pompong terlihat miring seperti hendak tenggelam.
”Kemudian Sardiansyah mengecek ke kapal tersebut sudah tenggelam separuh akibat hantaman ombak air pasang ke batu karang tempat kapal berlabuh jangkar,” terang Kristian.
Mengetahui kapal sudah tenggelam, rombongan memutuskan untuk tidak melanjutkan perjalanan ke pulau Wait.
”Rombongan pulang ke Batu Nyodong dengan menggunakan kapal pompong warta Dusun Palah dalam keadaan selamat dan tidak ada korban,” kata dia.
Adapun kerugian korban akibat kejadian ini mencapai Rp80 juta. Sedangkan barang-barang seperti mesin, gps dan lainnya masih bisa diselamatkan. (*)
Reporter : Ihsan Imaduddin
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI