Buka konten ini
BASEL (BP) – Ganda putra Bagas Maulana/Leo Rolly Carnando punya tenaga simpanan untuk menghadapi babak berikutnya. Mereka menang saat menghadapi duo Jerman David Eckerlin/Simon Krax. Berhadapan di St. Jakob-shalle, Basel, Rabu (19/3). Nah, duo berakronim GasLe itu menang 16-11 setelah lawan harus retired
“Menang dengan cara yang tidak kami inginkan. Kami tidak tahu persis apa yang terjadi. Tapi apapun itu lekas pulih untuk pemain Jerman,” ungkap Leo. Namun, Leo tak menampik ada keuntungan dari kemenangan ini. Yakni, dia tak butuh mengeluarkan energi lebih. “Nilai positifnya kami bisa menghemat tenaga dan punya waktu recovery lagi,” ucapnya.
Recovery memang dibutuhkan oleh GasLe. Mengingat, duo PB Djarum ini sebelumnya harus bermain hingga babak final All England. “Tapi setelah ini waktunya akan kami pakai untuk latihan saja untuk menjaga kondisi dan performa,” bebernya.
Di babak 16 besar hari ini (20/3), GasLe akan menghadapi duo Taiwan Fang Chih Lee/Fang Jen Lee. Secara rekor, GasLe boleh menepuk dada karena berhasil menang di dua pertemuan sebelummya. Terakhir, keduanya menunduk-kan ganda Taiwan di babak 32 besar All England 2025 dengan dua game langsung (21-14, 21-11).
Namun, kali ini, faktor stamina bisa berpengaruh. Praktis, lawan memiliki energi yang lebih besar di pertemuannya yang ketiga kali ini. Hal itulah yang wajib diantisipasi oleh GasLe. Di sisi lain, satu-satunya wakil tunggal putri di turnamen Swiss Open, Putri Kusuma Wardani bisa melaju usai menundukkan atlet Taiwan Chiu Pin-Chian (21-17, 21-18).
Pemain binaan PB Exist Jakarta itu menceritakan, pada game pertama cukup puas dengan penampilannya walaupun di beberapa poin ada pengembalian yang tanggung.
Sedangkan di game kedua, terlebih setelah unggul 12-7 ada reli yang dimenangkan lawan. Hal itu membuatnya bisa tersusul karena emosional. “Saya sedikit naik jadi mau buru-buru mematikan. Itu membuat lawan berbalik percaya diri. Beruntung bisa kembali fokus di poin-poin akhir,” sebutnya.
Di babak selanjutnya, Putri akan meladeni perlawanan tunggal India Anupama Upadhyaya yang mengalahkan sesama India Anmol Kharb (21-14, 21-13). (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO