Buka konten ini

PEP Guardiola baru dua hari meneken ekstensi kontrak bersama Manchester City ketika timnya kalah 0-4 oleh Tottenham Hotspur pada 24 November tahun lalu. Setelah laga di matchweek ke-12 Premier League itu,chant pemecatan Pep disuarakan fans Spurs di Stadion Etihad.
“You’re getting sacked in the morning, sacked in the morning! (Kamu dipecat besok pagi, dipecat besok pagi!)”. Chant yang tentu saja diabaikan kala itu.
Situasinya bakal berbeda kalau fans Spurs kembali melakukan chant tersebut dini hari nanti (27/2). Yaitu ketika Spurs menjamu City dalam matchweek ke-27 di Stadion Tottenham Hotspur (siaran langsung Vidio pukul 02.30 WIB). Sebab, jabatan Pep memang sedang disorot.
Setelah gagal melangkah ke babak 16 besar Liga Champions, Pep tidak mampu menghindarkan City dari kekalahan 0-2 kontra Liverpool FC di kandang sendiri, Stadion Etihad tiga hari lalu (23/2). Chant menggoyang jabatan Sang Filsuf –julukan Pep– pun disuarakan fans LFC.
“Aku tidak menyangka (mendengar chant pemecatan, red) itu (di Stadion Etihad, red). Tapi, itu tidak apa-apa karena bagian dari permainan,” ucap Pep kepada Sky Sports.
Dengan tren performa menurun alias kalah tiga kali dalam empat laga terakhir, tidak mudah bagi City untuk meraih hasil positif di kandang Spurs. Apalagi, kondisi bomber Erling Haaland masih belum dipastikan pulih dari cedera lutut kanan.
Di sisi lain, tactician Spurs Ange Postecoglou memiliki opsi baru lini serang setelah striker anyar Mathys Tel cepat nyetel. Penyerang 19 tahun yang dipinjam dari Bayern Munchen tersebut jadi pahlawan kemenangan 2-1 atas Aston Villa di Piala FA (10/2). Tel pun dianggap mulai bisa diandalkan sebagai pengganti Dominic Solanke yang cedera panjang. “Aku merasa para pemain kembali memiliki energi,” kata Ange seperti dikutip dari Football London. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO