Buka konten ini
Anambas (BP) – Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispusipda) Kabupaten Anambas menghentikan layanan perpustakaan keliling untuk sementara waktu. Layanan ini dihentikan sejak 24 Januari lalu.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispusipda) Anambas, Rusmanda, mengatakan berhentinya kegiatan ini akibat dari tidak digajinya operator layanan perpustakaan keliling.
”Memang kami hentikan sementara. Operator seperti sopir dan staf pendukung tidak bekerja karena tidak mendapat kepastian gaji dari pemerindah daerah,” ujar Rusmanda, Senin (17/2).
Sebenarnya, kata dia, operator masih ingin mengaktifkan kembali layanan ini. Tetapi, karena tidak ada kepastian terpaksa berhenti dan mencari pekerjaan lain yang menghasilkan uang.
”Mereka kan butuh dapurnya berasap, jadi mereka lebih milih kerja serabutan dulu sambil menunggu kepastian,” kata Rusmanda.
Menurutnya, kondisi ini terjadi karena adanya aturan tidak boleh mengangkat honoror dalam rangka peralihan status menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). ”Saya dapat informasi PPPK tahap pertama sudah selesai. Insya Allah layanan ini dapat kembali kami laksanakan,” ucap dia.
Sebenarnya, sambung dia, perpustakaan keliling telah berhasil menyita perhatian anak-anak untuk gemar membaca. Sebab, layanan program ini digagas untuk menyasar kalangan anak-anak dan para pelajar baik di keramaian kota hingga ke sekolah-sekolah.
Rutinnya, kegiatan ini mangkal di kawasan Masjid Agung Baitul Makmur setiap Jumat sore.
Saat mobil perpustakaan keliling ini tiba, kumpulan orangtua yang membawa anak-anaknya sudah menanti dan siap menyerbu buku bacaan dan layanan menggambar.
Tak cuma itu, antusias orang tua dan anak-anak cukup tinggi terhadap keberadaan mobil keliling perpustakaan Dispusipda ini. (*)
Reporter : Ihsan Imaduddin
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI