Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Letjen TNI. Lucky Avianto, memperingatkan seluruh anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) agar segera menghentikan aksi kekerasan, meninggalkan hutan, dan meletakkan senjata. Jika peringatan tersebut diabaikan, TNI memastikan akan mengambil tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami ingatkan kepada seluruh anggota TPNPB-OPM untuk menghentikan seluruh aksi kejahatan kemanusiaan, segera letakkan senjata dan kembali bergabung ke pangkuan Ibu Pertiwi,” kata Lucky, Jumat (3/7).
Jenderal bintang tiga TNI AD itu menegaskan, prajurit TNI memiliki dasar hukum untuk melakukan tindakan tegas berdasarkan Rules of Engagement (ROE). Menurutnya, setiap langkah yang diambil akan tetap menjunjung tinggi hukum dan hak asasi manusia (HAM).
“Dan perlu digarisbawahi, TNI tidak akan pernah ragu mengambil tindakan tegas ketika berhadapan dalam situasi mendesak, mengingat prinsip salus populi suprema lex esto atau keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi, senantiasa menjadi pedoman utama kami jika menghadapi situasi genting,” katanya.
Lucky mengatakan, pembangunan Papua tidak dapat diwujudkan melalui teror, intimidasi, maupun kekerasan terhadap masyarakat. Menurutnya, keamanan yang kondusif dan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi fondasi utama untuk mempercepat pembangunan di Tanah Papua.
Ia juga menyoroti berbagai aksi kekerasan yang selama ini dikaitkan dengan TPNPB-OPM, mulai dari intimidasi, perampokan, pembakaran sekolah, gereja, dan fasilitas pelayanan masyarakat, hingga pemerkosaan serta pembunuhan yang dinilai telah melanggar nilai-nilai adat, agama, dan kemanusiaan.
“Yang dilakukan oleh TPNPB-OPM sejatinya adalah musuh bersama yang harus kita lawan dan kita hentikan,” ujarnya.
Lucky kembali mengingatkan bahwa Papua merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Papua yang aman, damai, bermartabat, dan sejahtera melalui semangat persatuan dan gotong royong. “Kita bangun Papua dengan kasih, kejujuran, dan semangat gotong royong,” ujarnya. (*)
Laporan : JP GROUP
Editor : FISKA JUANDA