Buka konten ini
SEIBEDUK (BP) – Warga Perumahan Bukit Indah Piayu, Kecamatan Seibeduk, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria berinisial AZM, 47, di dalam rumahnya, Selasa (23/6) malam. Korban ditemukan telah meninggal dunia dalam kondisi membusuk dan terbaring di ruang tamu rumahnya di Blok B5.
Penemuan jasad tersebut bermula dari kecurigaan rekan kerja korban yang datang ke rumah setelah AZM tidak masuk kerja selama tiga hari berturut-turut tanpa kabar.
Saat tiba di lokasi, rekan korban mencium aroma busuk menyengat dari dalam rumah. Kondisi rumah yang dipenuhi lalat semakin menimbulkan kecurigaan sehingga ia kemudian melaporkannya kepada perangkat RT setempat. Informasi tersebut selanjutnya diteruskan kepada pihak kepolisian.
Salah seorang warga, Dewi, mengatakan bau tidak sedap sebenarnya sudah tercium sejak beberapa hari terakhir. Namun, warga mengira aroma tersebut berasal dari bangkai hewan.
“Awalnya saya kira bau bangkai hewan. Ternyata setelah dicek, sumber baunya berasal dari jasad tetangga yang sudah meninggal dunia,” ujarnya.
Menurut Dewi, korban diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut setelah berpisah dengan istrinya. Selama ini, AZM dikenal sebagai pribadi yang tertutup dan jarang berinteraksi dengan warga sekitar.
“Beliau tinggal sendiri. Memang tidak terlalu sering bergaul dengan tetangga,” katanya.
Kapolsek Seibeduk Iptu Alex Yasral membenarkan adanya penemuan jasad tersebut. Setelah menerima laporan dari masyarakat, pihaknya bersama Tim Inafis Polresta Barelang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Setelah menerima laporan, kami langsung menuju lokasi bersama Tim Inafis Polresta Barelang untuk melakukan pemeriksaan dan mengevakuasi jasad korban ke RS Bhayangkara,” ujar Alex.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Berdasarkan temuan di lokasi dan keterangan saksi, korban diduga meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya.
“Tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara korban meninggal karena sakit,” katanya.
Dugaan tersebut diperkuat dengan ditemukannya sejumlah obat-obatan di dalam rumah korban. (*)
Reporter : YOFI YUHENDRI
Editor : GALIH ADI SAPUTRO