Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Segmen SUV di Indonesia semakin ramai dengan hadirnya berbagai merek baru yang berusaha menarik perhatian konsumen. Di tengah persaingan yang semakin ketat, Jetour mengklaim model andalannya, Jetour T2, mendapatkan respons positif sejak diperkenalkan ke pasar nasional.
Perkembangan tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya minat konsumen terhadap SUV bergaya tangguh yang menawarkan kombinasi desain modern, fitur teknologi, dan kemampuan berkendara untuk berbagai kondisi jalan.
Director PT Jetour Sales Indonesia, Michael Budihardja mengungkapkan bahwa respons pasar terhadap Jetour T2 menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus memperkuat kehadirannya di Indonesia.
”Langkah yang dilakukan tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga pengembangan ekosistem kepemilikan kendaraan yang lebih luas,” ujarnya dalam pernyataannya, Minggu (14/6).
Seiring pertumbuhan merek di Tanah Air, merek asal China ini mulai memperluas jaringan showroom di sejumlah wilayah strategis.
Selain itu, peningkatan layanan purna jual juga menjadi salah satu fokus utama guna mendukung kebutuhan konsumen setelah melakukan pembelian kendaraan.
Penguatan jaringan dealer dan fasilitas servis dinilai menjadi faktor penting bagi merek otomotif yang tengah membangun pasar di Indonesia.
Kehadiran layanan yang mudah dijangkau menjadi salah satu pertimbangan utama konsumen dalam memilih kendaraan, terutama pada segmen SUV yang banyak digunakan untuk perjalanan jarak jauh maupun aktivitas keluarga.
Jetour T2 sendiri hadir sebagai SUV yang mengusung desain boxy dengan karakter petualang yang cukup kuat. Model ini tersedia dalam lima pilihan warna, yakni Khaki White, Carbon Crystal Black, Aviation Silver, Highway Grey, dan Electroplated Green.
Dari sisi harga, masih mempertahankan banderol T2 di angka Rp588 juta on the road Jakarta. Langkah tersebut dilakukan di tengah dinamika industri otomotif dan kondisi ekonomi yang masih menghadapi berbagai tantangan sepanjang tahun ini.
Sementara itu, dua pilihan warna khusus, yaitu Highway Grey dan Electroplated Green, dipasarkan dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan warna standar.
Selain menawarkan produk, jenama ini juga menghadirkan program purna jual berupa garansi kendaraan dan mesin selama enam tahun tanpa batasan kilometer.
Konsumen juga mendapatkan layanan perawatan berkala gratis yang mencakup biaya jasa dan suku cadang dalam periode tertentu sesuai ketentuan yang berlaku.
Penguatan jaringan dealer, peningkatan layanan purna jual, serta konsistensi strategi harga menunjukkan bahwa Jetour tengah membangun fondasi bisnis jangka panjang di Indonesia.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya merek asal China itu untuk meningkatkan daya saing di pasar SUV nasional yang saat ini dihuni banyak pemain dari Jepang, Korea Selatan, hingga sesama produsen China.
Dengan tren pertumbuhan kendaraan SUV yang masih cukup tinggi, kehadiran model seperti Jetour T2 diperkirakan akan semakin meramaikan persaingan pasar otomotif Indonesia dalam beberapa tahun mendatang. (*)
Laporan : JP GROUP
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI