Buka konten ini


BATAM (BP) – Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) XXXIV Tingkat Kota Batam Tahun 2026 berlangsung meriah di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Jumat (10/4) malam. Ribuan masyarakat dari berbagai penjuru kota memadati lokasi acara, menciptakan suasana semarak penuh syiar Islam.
Sejak sore hari, warga mulai berdatangan bersama keluarga. Antusiasme terus meningkat saat rangkaian acara pembukaan dimulai, diawali dengan penampilan seni Islami, lantunan ayat suci Al-Qur’an, serta pertunjukan yang dikemas megah dan religius.
Kemeriahan semakin terasa dengan kehadiran publik figur religi, Syakir Daulay, yang turut memeriahkan malam pembukaan. Kehadirannya disambut hangat oleh masyarakat yang memadati area acara.
Turut hadir juga, Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah tokoh agama serta pejabat di lingkungan Pemko Batam.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk menjadikan MTQH sebagai momentum memperkuat nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“MTQH bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi wadah untuk membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat,” ujarnya.
MTQH XXXIV Kota Batam sendiri akan berlangsung hingga 16 April 2026, diikuti sebanyak 609 peserta dari 12 kafilah se-Kota Batam. Para peserta akan berlaga dalam berbagai cabang, mulai dari seni baca Al-Qur’an, qira’at, hafalan, tafsir, fahmil Qur’an, syarhil Qur’an, kaligrafi, hingga karya tulis ilmiah Al-Qur’an.
”Melalui pelaksanaan MTQH XXXIV ini, diharapkan Batam mampu melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.
Ia juga berpesan agar peserta mampu menampilkan prestasi terbaik dan mampu mengharumkan Kota Batam pada ajang yang lebih tinggi.
”Tunjukkan penampilan terbaik, semoga peserta terbaik bisa mengharumkan nama Batam di tingkat Provinsi Kepri hingga nasional dan internasional,” katanya.

Selain perlombaan, MTQH juga dimeriahkan dengan bazar UMKM dan berbagai kegiatan pendukung lainnya yang menambah semarak pelaksanaan event tahunan tersebut.
Sebelumnya, pada Jumat (10/4) pagi, Amsakar bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteran Keluarga (TP-PKK) Kota Batam, Erlita Amsakar, membuka Bazar PKK Kota Batam dalam rangka MTQH XXXIV Kota Batam di Dataran Engku Putri, Batamcentre.
Kegiatan ini mengusung tema “Menuju UMKM yang Berdaya Saing dan Go Global dalam Kota Batam yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah”.
Pembukaan bazar dihadiri Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, Ketua Dharma Wanita Persatuan, Erdawati Firmansyah, para asisten, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat se-Kota Batam, serta jajaran PKK dan Dharma Wanita.
Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pemberdayaan masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Pembangunan itu mencakup tiga hal, yaitu menghadirkan yang belum ada, meningkatkan yang sudah ada, dan memberdayakan. Dalam konteks ini, UMKM harus didorong untuk naik kelas,” ujarnya.
Ia mengingatkan agar kegiatan bazar tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.
“Harus ada evaluasi secara berkala, sejauh mana kegiatan ini berkontribusi terhadap pemberdayaan UMKM,” katanya.
Menurut Amsakar, pelaku UMKM masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti manajemen usaha, keterbatasan modal, strategi pemasaran, kualitas kemasan, serta adaptasi digital. Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah turut memberikan dukungan konkret.
“Jika persoalan tersebut dapat diatasi, UMKM Batam akan berkembang lebih pesat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa arah pembangunan Batam saat ini tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga penguatan ekonomi masyarakat. Hal itu diwujudkan melalui berbagai program, seperti bantuan sosial bagi lansia, seragam sekolah gratis, bantuan modal usaha tanpa bunga hingga Rp20 juta, serta beasiswa bagi pelajar berprestasi.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Batam, Erlita Amsakar, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung kemajuan UMKM.
“Peran lurah dan camat sangat penting dalam membina pelaku UMKM di wilayah masing-masing. Dengan kerja sama, kita optimistis UMKM Batam bisa naik kelas,” ujarnya.
Pembukaan bazar ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wali Kota Batam bersama Ketua TP PKK Kota Batam. (*)
Reporter : RATNA IRTATIK
Editor : MUHAMMAD NUR