Buka konten ini
BATUAJI (BP) – Hingga saat ini, pasien peserta BPJS Kesehatan belum dapat dilayani di Rumah Sakit Awal Bros Batuaji. Kondisi tersebut terjadi karena pengajuan kerja sama yang diajukan pihak rumah sakit kepada BPJS Kesehatan masih belum disetujui.
Direktur RS Awal Bros Batuaji, Irwin Kurniadi, menjelaskan pihaknya telah mengajukan kerja sama sejak November 2025. Namun hingga kini, proses tersebut masih menunggu tindak lanjut dari BPJS Kesehatan.
Irwin menegaskan, pihak rumah sakit terus melakukan berbagai pembenahan sebagai bentuk kesiapan untuk memenuhi persyaratan kerja sama, mulai dari peningkatan fasilitas hingga kesiapan layanan medis.
“Mulai dari peningkatan fasilitas hingga kesiapan layanan medis,” ujarnya saat ditemui usai kegiatan halal bihalal di Grand Batam Mall, Kamis (9/4).
Saat ini, RS Awal Bros Batuaji memiliki kapasitas sekitar 175 tempat tidur dengan berbagai fasilitas penunjang yang dinilai memadai untuk melayani masyarakat.
“Kami terus berbenah. Secara fasilitas, kami siap untuk melayani pasien BPJS Kesehatan,” kata Irwin.
Selain BPJS Kesehatan, rumah sakit tersebut telah menjalin kerja sama dengan sejumlah instansi dan asuransi lain, seperti program kesehatan ASN melalui Taspen, layanan untuk TNI dan Polri, serta berbagai perusahaan asuransi swasta.
Meski demikian, belum adanya kerja sama dengan BPJS Kesehatan menjadi tantangan tersendiri, mengingat sebagian besar masyarakat di wilayah Batuaji masih bergantung pada layanan tersebut.
Irwin memastikan pihaknya tetap memberikan pelayanan kepada pasien BPJS yang datang dalam kondisi gawat darurat. Penanganan awal akan dilakukan untuk stabilisasi pasien sebelum kemudian dirujuk ke rumah sakit yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
“Untuk pasien gawat darurat, tetap kami tangani terlebih dahulu untuk stabilisasi. Setelah itu, kami rujuk ke rumah sakit yang sudah bekerja sama dengan BPJS, seperti RSUD atau rumah sakit lainnya,” ujarnya.
Selain itu, bagi pasien yang tidak memiliki jaminan selain BPJS, rumah sakit juga berupaya membantu melalui skema bantuan kesehatan daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab belum terjalinnya kerja sama tersebut.
“Kemungkinan karena rumah sakit ini masih baru dan masih dalam proses,” katanya.
Ia menambahkan, berdasarkan informasi yang diterima, kerja sama antara BPJS Kesehatan dan RS Awal Bros Batuaji direncanakan dapat terealisasi pada 2026. (*)
Reporter : M SYA’BAN
Editor : GALIH ADI SAPUTRO