Buka konten ini

Lambiase. Foto: istimewa
MILTON KEYNES (BP) – Race engineer Max Verstappen, Gianpiero Lambiase dipastikan akan meninggalkan Red Bull. Dia akan bergabung dengan McLaren. Sosok yang juga menjabat sebagai head of racing itu akan menyelesaikan kontraknya hingga 2027, sebelum pindah pada 2028 sebagai chief racing officer.
Kepindahan itu cukup mengejutkan. Sebab, ar Lambiase telah bekerja sama dengan Verstappen sejak 2016. Hubungan keduanya dikenal sangat erat, baik secara profesional maupun personal.
“Saya sudah bilang padanya bahwa saya hanya bekerja dengannya. Begitu dia berhenti, saya juga berhenti,” ungkap Verstappen kepada Ziggo Sport soal Lambiase setelah meraih gelar juara dunia pertamanya 2021 silam.
“Tentu, terkadang kami bisa bersikap tegas satu sama lain, tetapi saya juga menginginkan itu. Dia harus memberi tahu saya ketika saya bersikap kasar dan saya harus memberi tahu dia. Saya selalu mengatakan itu padanya,’’ paparnya.
Kepergian Lambiase diperkirakan bisa memberi dampak signifikan bagi Verstappen. Juara dunia empat kali itu bisa kehilangan sosok yang selama ini menjadi penghubung utama antara pembalap dan tim. Lebih buruk lagi, momen itu terjadi di tengah kondisi Red Bull yang tidak stabil, termasuk performa mobil yang buruk awal musim ini.
Di sisi lain, perubahan regulasi F1 musim ini juga membuat Verstappen mulai berpikir ulang soal masa depannya. Dia kini masih memiliki kontrak dengan Red Bull hingga 2028.
“Jika dipikir-pikir, apakah ini sepadan? Atau apakah saya lebih menikmati berada di rumah bersama keluarga? Atau lebih sering bertemu teman-teman ketika saya tidak menikmati olahraga saya?” ucapnya beberapa waktu lalu dikutip dari The Guardian. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO