Buka konten ini

ANAMBAS (BP) – Sebanyak 78 pelajar di Kabupaten Kepulauan Anambas mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026. Dari jumlah tersebut, dua peserta terbaik akan dikirim untuk mengikuti seleksi tingkat Provinsi Kepulauan Riau.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kepulauan Anambas, Herry Fakhrizal, mengatakan pengiriman perwakilan tahun ini menjadi kabar baik, setelah pada 2025 Anambas tidak mengirimkan peserta karena keterbatasan anggaran.
“Alhamdulillah, tahun ini kita bisa mengirimkan dua orang, putra dan putri, untuk mengikuti seleksi tingkat Provinsi Kepri,” ujarnya, Kamis (9/4).
Ia menjelaskan, proses penjaringan dilakukan melalui sejumlah tahapan seleksi yang cukup ketat. Pada tahap awal, sebanyak 99 pelajar dari berbagai kecamatan mendaftar.
Dari jumlah tersebut, 79 peserta dinyatakan lulus administrasi dan berhak mengikuti tahapan berikutnya. Namun, satu peserta gugur setelah mengikuti Tes Intelegensi Umum (TIU) dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) karena nilainya di bawah ambang batas.
Dengan demikian, sebanyak 78 peserta melanjutkan ke tahapan seleksi lanjutan, meliputi pemeriksaan kesehatan, tes kesamaptaan jasmani, serta kemampuan Peraturan Baris Berbaris (PBB).
Selain itu, peserta juga menjalani penilaian kepribadian, wawancara, hingga penelusuran rekam jejak guna memastikan kesiapan mental dan karakter.
Dari seluruh rangkaian tersebut, nantinya akan dipilih 28 pelajar terbaik untuk menjadi anggota Paskibraka Kabupaten Kepulauan Anambas.
“Dari 28 orang itu, akan disaring lagi dua terbaik untuk mewakili Anambas ke tingkat provinsi,” jelas Herry.
Ia menambahkan, jika perwakilan Anambas belum berhasil lolos di tingkat provinsi, keduanya tetap akan bertugas sebagai anggota Paskibraka di tingkat kabupaten.
Herry berharap peserta yang dikirim tahun ini mampu bersaing dan membawa nama baik daerah di tingkat provinsi. (*)
Reporter : IHSAN IMADUDDIN
Editor : GUSTIA BENNY