Buka konten ini

BANGKOK (BP) – Royal Thai Army mencatat lonjakan pendaftaran relawan dalam program wajib militer tahunan, berkat kampanye media sosial bernuansa humor.
Militer Thailand berhasil merekrut lebih dari 30.000 relawan pada tahap awal, bahkan melampaui target hingga 105 persen dan menjadi rekor tertinggi pendaftaran daring.
“Pada awal program wajib militer, kami menerima lebih dari 30.000 aplikasi dari relawan,” demikian pernyataan pihak angkatan darat Thailand, Rabu (8/4).
Keberhasilan ini tak lepas dari strategi kampanye yang unik dan menghibur. Salah satu iklan menawarkan gaji awal sebesar 8.000 baht atau sekitar Rp3,6 juta yang langsung ditransfer ke rekening ibu peserta.
“Ayo bergabung! Gaji besar, makan gratis, dan tempat tinggal di barak menanti,” bunyi salah satu materi kampanye.
Tak hanya itu, sejumlah pesan lain juga mengundang perhatian karena terkesan nyeleneh dan jenaka.
“Lelah menghadapi istri? Tak ada tempat lebih baik untuk menjauh selain kamp militer!” demikian salah satu slogan yang beredar.
Kampanye juga mengangkat tema putus cinta, dengan menyarankan militer sebagai tempat untuk “move on” dari mantan.
Strategi ini kemudian diikuti oleh Royal Thai Navy dan Royal Thai Air Force.
“Bergabunglah dengan angkatan laut! Setidaknya Anda akan belajar berenang!” tulis salah satu promosi dari angkatan laut.
Kampanye kreatif tersebut pun viral di media sosial Thailand, memicu berbagai lelucon dan parodi dari warganet.
Meski terkesan santai, pendekatan ini terbukti efektif dalam menarik minat generasi muda untuk bergabung dalam program wajib militer. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GUSTIA BENNY