Buka konten ini

MADRID (BP) – Striker Real Madrid, Kylian Mbappe, di LALIGA sama seperti bomber Bayern Munchen, Harry Kane, di Bundesliga. Sama-sama memuncaki daftar pemain paling produktif. Mbappe melesakkan 23 gol dari 25 laga, sedangkan Kane menorehkan 31 gol dari 26 laga.
Produktivitas gol Donatello –julukan Mbappe– dan HurriKane, julukan Kane, itu bakal diadu saat Real menghadapi Bayern dalam first leg perempat final Liga Champions di Estadio Santiago Bernabeu dini hari nanti (siaran langsung beIN Sports 1/beIN Sports Connect/Vidio pukul 02.00 WIB).
Faktor Kebugaran
Faktor kebugaran bisa memengaruhi performa Mbappe dan Kane dini hari nanti. Mbappe menjalani agenda padat dengan selalu membela Prancis dalam dua laga uji coba di Amerika Serikat. Masing-masing saat menang 2-1 atas Brasil (27/3) dan ketika mengungguli Kolombia 3-1 (30/3).
Striker 27 tahun itu juga tampil penuh bersama Real saat kalah 1-2 di kandang RCD Mallorca dalam jornada ke-30 LALIGA akhir pekan lalu (4/4).
”Dengan lebih sering bermain, aku bisa cepat kembali dalam performa terbaik,” kata Mbappe seperti dikutip dari Marca. Mbappe sempat absen selama tiga pekan pada akhir Februari sampai pertengahan Maret karena cedera ligamen lutut kiri yang kambuh.
Di sisi lain, Kane memilih absen membela Inggris dalam agenda internasional untuk mempercepat pemulihan cedera. Penyerang 32 tahun itu juga melewatkan kemenangan 3-2 Bayern atas SC Freiburg dalam lanjutan Bundesliga akhir pekan lalu (4/4). Die Roten –sebutan Bayern– memilih merahasiakan kondisi Kane saat menghadapi Real.
”Saya rasa dia akan tetap bermain meskipun duduk di kursi roda,” kata Joshua Kimmich, gelandang jangkar Bayern menanggapi kesiapan Kane lawan Real, dikutip dari Bild.
”Jika perlu, dia akan menyeret dirinya sendiri di lapangan. Aku juga berharap dia bisa fit,” imbuh kapten timnas Jerman tersebut.
Streak Unbeaten Los Merengues
Real versus Bayern Munich adalah duel yang paling sering terjadi dalam sejarah Liga Champions. Kedua tim telah berhadapan sebanyak 28 kali dengan Real lebih banyak menang (13 kali) ketimbang Bayern menang (11 kali). Bukan hanya itu. Los Merengues –sebutan Real– dalam rentetan sembilan pertandingan tak terkalahkan (streak unbeaten) melawan Bayern. Perinciannya, tujuh kali kemenangan dan dua kali seri.
Selama itu, Real selalu unggul dalam empat duel di fase knockout. Masing-masing tiga kali di semifinal dan sekali di perempat final. ”Kami akan menghadapi lawan yang benar-benar tangguh. Mereka (Bayern) stabil di liga domestik (Bundesliga) dan selalu menghiasi fase gugur di ajang ini (Liga Champions),” kata entrenador Real Alvaro Arbeloa. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO