Buka konten ini

LINGGA (BP) – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Anak (Dinsos PPA) Kabupaten Lingga menargetkan penyelesaian administrasi AMDAL serta pembersihan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat (SR) rampung pada Juni 2026.
Kepala Dinsos PPA Lingga, Muhammad Arif, mengatakan saat ini progres pembangunan Sekolah Rakyat tinggal pada tahap pengurusan AMDAL dan penyiapan lahan.
“Berdasarkan hasil rapat dengan tim Satker Kementerian PUPR Provinsi Kepri, kami diberi batas waktu hingga Juni 2026 untuk menyelesaikan tahapan ini,” ujar Arif, Senin (6/4).
Selain itu, pihaknya juga mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan penunjang, termasuk akses jalan menuju lokasi sekolah.Arif menambahkan, ketersediaan air bersih dan listrik menjadi perhatian utama dalam mendukung operasional Sekolah Rakyat ke depan.
Untuk kebutuhan air bersih, Dinsos PPA Lingga telah berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS). Saat ini, masyarakat setempat masih mengandalkan pasokan dari program Pamsimas.
“Ke depan, jika kebutuhan air meningkat dan pasokan tidak mencukupi, akan dibangun sumur dangkal sebagai solusi,” jelasnya.
Ia menyebutkan, rencana awal pembangunan sumur bor urung dilakukan karena kondisi geografis lokasi yang dekat dengan laut, sehingga lebih memungkinkan menggunakan sumur dangkal. (*)
Reporter : Vatawari
Editor : GUSTIA BENNY