Buka konten ini

PEMERINTAH Kota (Pemko) Batam akan menggelar Salat Sunah Istisqa tingkat kota sebagai upaya memohon turunnya hujan di tengah kondisi cuaca yang kian kering dan ancaman musim kemarau panjang.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin (30/3) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai di Dataran Engku Putri, Batam Centre. Pemko Batam mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta mengikuti ibadah tersebut secara khusyuk.
Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Firmansyah, mengatakan pelaksanaan salat istisqa merupakan bentuk ikhtiar bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi potensi kekeringan yang dapat berdampak pada ketersediaan air bersih.
“Insyaallah besok kita akan melaksanakan Salat Istisqa. Ini menjadi bentuk doa dan harapan kita bersama agar Allah SWT menurunkan hujan, sehingga kebutuhan air masyarakat tetap terjaga,” ujarnya, Minggu (29/3).
Melalui surat edaran resmi, Pemko Batam juga mengimbau masyarakat untuk hadir dengan membawa perlengkapan salat masing-masing, termasuk sajadah. Kegiatan ini direncanakan dihadiri jajaran pemerintah daerah, termasuk Wali Kota Batam, Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, serta Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batam, Lukman Rifa’i.
Langkah ini diambil seiring peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi fenomena El Nino pada semester II 2026 yang berpotensi menurunkan curah hujan secara signifikan di sejumlah wilayah, termasuk Batam.
Dampak awal mulai terlihat dari menurunnya debit air di sejumlah waduk utama. Waduk Seiharapan tercatat turun sekitar 51 sentimeter, Waduk Nongsa 1,2 meter, dan Waduk Muka Kuning hingga 2,4 meter.
Kondisi tersebut menjadi perhatian serius, mengingat Batam sangat bergantung pada air hujan sebagai sumber utama pasokan air bersih. Karena itu, selain sebagai ibadah, salat istisqa juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan dan menggunakan air secara bijak.
Sebelumnya, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan di tingkat kecamatan. Polsek Batuaji bersama masyarakat menggelar Salat Istisqa di Masjid Al Amin, Perumahan Bambu Kuning, Kelurahan Bukit Tempayan, Jumat (27/3) sekitar pukul 18.30 WIB.
Kegiatan tersebut melibatkan unsur Forkopimcam, aparat TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah yang memadati lokasi ibadah. Dalam suasana khusyuk, jemaah mengikuti rangkaian salat dengan harapan hujan segera turun.
Kapolsek Batuaji, AKP Bayu Rizki Subagyo, menegaskan bahwa kondisi cuaca panas dan kering saat ini meningkatkan risiko kebakaran, baik di lahan maupun permukiman.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman untuk mencegah kebakaran,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan, menjaga sumber air, serta memperbanyak doa dan ibadah. Melalui ikhtiar bersama ini, diharapkan Batam terhindar dari ancaman kebakaran maupun krisis air bersih akibat kemarau panjang. (***)
Reporter : ARJUNA – M SYA’BAN – EUSEBIUS SARA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO