Buka konten ini

BINTAN (BP) – Rapat paripurna perdana DPRD Kabupaten Bintan usai libur Lebaran tampak tak biasa. Sejumlah kursi tamu undangan terlihat kosong di ruang rapat paripurna DPRD Bintan, Bintan Buyu, Kamis (26/3).
Agenda rapat kali ini adalah penyampaian laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPj) kepala daerah tahun anggaran 2025. Namun, suasana ruang sidang tampak lengang di sisi kursi pejabat.
Pantauan di lapangan, kekosongan itu bukan disebabkan absennya anggota dewan. Melainkan banyak kepala dinas yang tidak hadir.
Kursi yang biasanya diisi para pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) terlihat kosong, menyisakan ruang-ruang tanpa penghuni di tengah jalannya paripurna.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Bintan, Roby Kurniawan, menjelaskan bahwa para kepala dinas sedang menjalankan tugas lain yang tak kalah mendesak.
Sehari sebelumnya, Pemkab Bintan menetapkan status tanggap darurat bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan.
“Kita sudah instruksikan kepala dinas turun ke kecamatan untuk membagikan air bersih,” ujarnya.
Menurutnya, rapat paripurna memang penting, namun kondisi kekeringan yang melanda sejumlah wilayah juga membutuhkan penanganan cepat.
Beberapa pejabat, termasuk sekretaris daerah (sekda), tetap hadir dalam rapat tersebut. Sementara lainnya ditugaskan langsung ke lapangan.
“Jadi kita bagi tugas,” katanya singkat.
Ia berharap distribusi air bersih dapat segera membantu masyarakat yang terdampak kemarau panjang. Di sisi lain, ia juga berharap ke depan kehadiran pejabat dalam rapat paripurna bisa kembali maksimal.
“Mudah-mudahan paripurna berikutnya bisa penuh lagi,” tutupnya. (*)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : GUSTIA BENNY