Buka konten ini

BADAN Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Seri Kuala Lobam di Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan. Kebijakan tersebut diambil menyusul evaluasi terhadap penyajian menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Penghentian sementara itu tercantum dalam surat BGN nomor 860/D.TWS/03/2026. Salah satu dasar penghentian berkaitan dengan ketidaksesuaian penyajian menu kepada penerima manfaat.
Sebelumnya, anak-anak penerima program MBG di Kecamatan Seri Kuala Lobam sempat menerima buah kelapa utuh sebagai bagian dari menu yang disajikan oleh SPPG tersebut.
Salah seorang orang tua siswa, Uti, mengatakan anaknya membawa pulang kelapa utuh yang diterima dari program MBG.
“Kelapanya dibawa pulang ke rumah. Kami kemudian membawanya ke penjual air kelapa untuk dibuka dan dijadikan minuman,” ujarnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Bintan, Ronny Kartika, mengatakan penghentian sementara operasional SPPG Seri Kuala Lobam dilakukan setelah adanya informasi dari masyarakat terkait produk yang disajikan.
Ia menjelaskan, dari 16 SPPG yang saat ini beroperasi di Kabupaten Bintan, hanya SPPG Seri Kuala Lobam yang sementara tidak beroperasi.
Menurutnya, SPPG tersebut dapat kembali beroperasi setelah pihak pengelola menyerahkan bukti perbaikan dan dokumen pendukung kepada Direktorat Pemantauan dan Pengawas Wilayah I BGN.
“Jika sudah memenuhi syarat, status pemberhentian sementara bisa dicabut dan operasional dapat kembali berjalan,” jelasnya.
Sementara itu, Koordinator MBG Wilayah Kabupaten Bintan, Pina Deli Syahputri, mengatakan penghentian sementara operasional SPPG Seri Kuala Lobam telah berlaku sejak Kamis (12/3).
“Ini hanya pemberhentian sementara. SPPG sedang mengevaluasi menu sekaligus melengkapi sarana agar pelaksanaan program bisa lebih baik,” katanya.
Namun demikian, ia belum dapat memastikan sampai kapan penghentian sementara tersebut akan berlangsung.
“Kita masih menunggu arahan dari pimpinan. Kemungkinan dalam waktu dekat atau setelah Lebaran,” ujarnya.
Pina juga belum memastikan apakah penghentian sementara tersebut berkaitan langsung dengan pemberian kelapa utuh sebagai salah satu menu MBG kepada siswa penerima manfaat. (***)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : GUSTIA BENNY