Buka konten ini

LINGGA (BP) – Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kecamatan Singkep kembali menggelar pawai takbiran menyambut Idulfitri 1447 Hijriah/2026. Tradisi tahunan masyarakat Dabo Singkep, Kabupaten Lingga ini diperkirakan kembali diikuti ratusan warga.
Dalam pawai tersebut, masyarakat biasanya beriringan menggunakan kendaraan yang dihias semenarik mungkin sambil mengumandangkan takbir keliling.
Kapolres Lingga AKBP Pahala Martua Nababan menegaskan pihaknya akan menindak tegas kendaraan yang menggunakan knalpot racing saat malam pawai takbiran.
Menurutnya, suara bising dari knalpot tidak hanya mengganggu ketertiban, tetapi juga dapat mengurangi kekhidmatan suasana takbiran.
“Pawai takbiran merupakan perayaan hari besar bagi umat Islam. Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar dan tertib. Tidak ada suara bising dari knalpot racing yang dapat mengganggu gema takbir di masjid dan surau,” ujar Pahala, Minggu (15/3).
Selain itu, Polres Lingga juga akan melakukan rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi kemacetan saat pelaksanaan pawai takbiran.
“Kami juga akan melakukan rekayasa lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan selama kegiatan berlangsung,” katanya.
Untuk pengamanan, sebanyak 87 personel Polres Lingga akan disiagakan di tiga pos pelayanan (posyan) dan satu pos pengamanan (pospam).
Personel juga akan diterjunkan untuk menjaga rumah-rumah ibadah saat pelaksanaan salat Idulfitri.
“Kami juga menurunkan personel untuk melakukan pengamanan di rumah ibadah saat pelaksanaan salat Idulfitri,” tambahnya.
Kapolres berharap masyarakat dapat menjaga ketertiban dan keamanan agar pelaksanaan pawai takbiran serta salat Idulfitri dapat berlangsung lancar dan khusyuk. (*)
Reporter : Vatawari
Editor : GUSTIA BENNY