Buka konten ini

MIAMI (BP) – Malam bersejarah tercipta di Kaseya Center kemarin (11/3). Bintang Miami Heat, Bam Adebayo, mencetak 83 poin dan membawa timnya menang 150-129 atas Washington Wizards pada Selasa (10/3) waktu setempat.
Catatan tersebut menjadi perolehan poin terbanyak kedua dalam satu pertandingan sepanjang sejarah NBA. Rekor tertinggi masih dipegang Wilt Chamberlain yang mencetak 100 poin pada 1962. Sementara Adebayo melampaui torehan 81 poin milik legenda Los Angeles Lakers, Kobe Bryant, pada 2006.
“Urutannya sekarang Wilt, lalu Bam,” kata pelatih Heat, Erik Spoelstra dikutip dari ESPN.
Adebayo benar-benar tampil luar biasa. Saat turun minum, center 28 tahun itu sudah mengoleksi 43 poin. Jumlah itu melampaui rekor tertingginya musim ini yang hanya 32 poin. Dan melampaui rekor tertinggi dalam kariernya, yakni 41 poin.
Karena itu, Adebayo tidak menyangka bisa mencetak angka setinggi itu. Setelah pertandingan berakhir, momen emosional pun terjadi. Pemain yang mengawali karier NBA bersama Miami sejak 2017 itu terlihat menitikkan air mata ketika memeluk ibunya, Marilyn Blount.
“Saya tidak menyangka akan mencapai 83 poin. Mendapat momen seperti ini tak terbayangkan, karena bisa melakukannya di kandang sendiri, di depan ibu saya, di depan keluarga dan kerabat saya, serta para pendukung setia. Ini adalah catatan sejarah yang akan dikenang selamanya,’’ papar Adebayo.
Beberapa rekor lain mengiringi penampilan Adebayo. Catatan 36 lemparan bebas masuk -dari 43 percobaan- jadi rekor baru dalam satu pertandingan NBA. Dia juga memecahkan rekor poin terbanyak Miami Heat dalam satu kuarter (31 poin), satu babak (43 poin), serta satu pertandingan penuh (83 poin).
Adebayo melampaui rekor klub sebelumnya yang dicetak LeBron James. Tepat 12 tahun lampau LeBron mencetak 61 poin melawan Charlotte Bobcats. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO