Buka konten ini

TANJUNGPINANG (BP) – Pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di wilayah Kepulauan Riau diperketat. Aparat kepolisian bersama unsur TNI dan instansi pemerintah menyiagakan ratusan personel melalui Operasi Ketupat Seligi 2026.
Di Tanjungpinang, sebanyak 370 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan arus mudik. Personel tersebut terdiri dari 270 anggota Polres Tanjungpinang, 60 personel dari jajaran polsek, serta 40 personel dari berbagai instansi terkait.
Kapolresta Tanjungpinang, Indra Ranu Dikarta, mengatakan pengamanan berlangsung pada 13 hingga 25 Maret 2026. Selain itu, pihaknya juga mendirikan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan bagi masyarakat.
“Target kami agar arus mudik dapat berjalan aman dan lancar sehingga masyarakat bisa merayakan Idulfitri dengan nyaman,” ujarnya, Kamis (12/3).
Dalam pelaksanaannya, kepolisian mendirikan dua pos pengamanan dan dua pos pelayanan yang tersebar di sejumlah titik strategis, di antaranya di Pelabuhan Sri Bintan Pura dan Bandara Raja Haji Fisabilillah.
Selain pengamanan, kepolisian juga menyiapkan layanan penitipan kendaraan bagi masyarakat yang mudik ke luar daerah. Satuan Lalu Lintas juga diminta memberikan bantuan di jalan bagi pengendara yang mengalami kendala, seperti ban bocor atau kehabisan bahan bakar.
Sementara itu, di Kepulauan Anambas, pemerintah daerah menyiapkan 85 personel gabungan untuk mengamankan perayaan Idulfitri.
Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, mengatakan pengamanan juga dilakukan melalui Operasi Ketupat Seligi 2026 dengan komando operasi dari Kapolres setempat.
Dari total personel yang diterjunkan, sebanyak 44 orang berasal dari Polres Kepulauan Anambas dan menjadi kekuatan utama selama masa pengamanan. Selain itu, terdapat 12 personel dari jajaran polsek, yakni Polsek Jemaja, Polsek Siantan, dan Polsek Palmatak. (*)
Reporter : Mohamad Ismail – Ihsan Imaduddin
Editor : GUSTIA BENNY