Buka konten ini

GIDEON Badminton Academy (GBA) memberikan apresiasi kepada atlet binaannya yang berhasil menembus Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur. Bentuk apresiasi itu berupa pengembalian biaya latihan yang telah dibayarkan selama masa pembinaan.
”Ini bentuk apresiasi untuk atlet yang masuk pelatnas dari jalur biaya mandiri, bukan dari beasiswa. Semoga ini bisa menjadi motivasi bagi anak-anak lain untuk terus berlatih dan berjuang,” kata CEO GBA Marcus Fernaldi Gideon.
Mantan ganda putra nomor satu dunia bersama Kevin Sanjaya Sukamuljo itu mengungkapkan, dalam dua tahun terakhir, sudah ada empat atlet binaan GBA yang tembus Pelatnas Cipayung. Tahun ini, dua pemain yang dipanggil adalah Joven Farandi dan Joseph Marcellino Kyta. Tahun sebelumnya, ganda campuran M. Nawaf Khoiriyansyah/Luna Rianty Saffana yang tembus pelatnas.
Joven, misalnya. Seiring mengikuti program latihan mandiri selama dua tahun, dia berhak menerima kembali biaya latihan yang mencapai Rp162 juta. Beda dengan Kyta sejak awal menjalani pembinaan dengan status penerima beasiswa dari GBA. Alhasil, dia tidak dikenakan biaya latihan selama berlatih di akademi tersebut.
”Perkembangan GBA cukup positif. Dalam 2 tahun sudah ada 4 pemain yang lolos ke pelatnas. Perubahan permainan anak-anak juga terlihat signifikan,” tuturnya. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO