Buka konten ini
CALIFORNIA (BP) – Novak Djokovic berhasil melewati babak pertama BNP Paribas Open 2026 setelah mengalahkan petenis Polandia Kamil Majchrzak dengan skor 4-6, 6-1, 6-2 di Indian Wells, Minggu (8/3) WIB.
“Sulit bagi saya menemukan performa terbaik di awal turnamen, terutama dalam tujuh atau delapan tahun terakhir. Saya senang bisa melewati tantangan ini,” ujar Djokovic, dikutip dari ATP dan dirilis Antara.
Bermain di tengah angin kencang gurun California, Djokovic sempat mengalami kendala di beberapa momen pertandingan pertamanya sejak kalah dari Carlos Alcaraz di final Australian Open awal Februari.
Petenis berusia 38 tahun ini kesulitan menemukan ritme di set pertama, tetapi kemudian menampilkan konsistensi dan kekuatan lebih besar untuk menaklukkan Majchrzak.
“Kamil adalah pemain yang solid. Dia mungkin tidak memiliki pukulan yang luar biasa, tapi semua jenis pukulan dia kuasai dan berani maju mengambil bola lebih awal. Dia bermain sangat baik di set pertama,” kata Djokovic.
“Setelah itu saya kembali fokus, mulai merasa lebih baik, dan penontonnya luar biasa,” tambahnya.
Djokovic, yang sudah lima kali juara Indian Wells bersama Roger Federer, sempat memiliki catatan mengecewakan di turnamen ini, gagal mencapai babak keempat sejak 2017.
Namun, kali ini ia memastikan tidak menambah daftar kekalahan dini tersebut. Pada usia 38 tahun, Djokovic menjadi petenis putra tertua kedua yang melaju ke babak ketiga Indian Wells, hanya kalah dari Ivo Karlovic, yang melaju pada usia 40 tahun pada 2019.
“Angin di sini termasuk yang paling kencang di tur,” ujar Djokovic. “Hembusannya datang dan pergi, berubah arah, membuat permainan sangat menantang, terutama dari salah satu ujung lapangan.”
Majchrzak sempat memanfaatkan break di gim pembuka set pertama karena bola menyentuh net, sehingga ia memenangkan set pertama. Namun Djokovic meningkatkan intensitasnya pada set kedua dan memanfaatkan penurunan permainan lawan untuk memaksa set ketiga.
Meski kehilangan gim pembuka di set penentu setelah reli panjang 40 pukulan, Djokovic justru menemukan tekadnya. Dengan agresi yang diperbarui, ia mematahkan perlawanan Majchrzak dan menutup pertandingan setelah dua jam 12 menit.
Kemenangan ini membuat Djokovic mencatat rekor 7-1 musim ini menurut indeks menang/kalah ATP. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO