Buka konten ini
TANJUNGPINANG (BP) – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melakukan penelusuran terkait kemungkinan adanya warga Kepri yang masih berada di Iran di tengah memanasnya konflik dengan Israel dan keterlibatan Amerika Serikat.
Kepala Biro Penghubung Pemprov Kepri, Sentot Faisal, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Iran untuk memastikan ada atau tidaknya warga Kepri di negara tersebut.
“Kita masih mencari data, apakah ada kemungkinan warga kita yang masih di sana,” ujarnya, Rabu (4/2).
Menurut Sentot, hingga saat ini belum diperoleh data pasti mengenai warga Kepri yang berada di Iran, baik untuk keperluan studi maupun bekerja.
“Untuk mahasiswa Kepri yang sempat berkuliah di sana, kita belum mengetahui apakah yang bersangkutan kembali lagi atau tidak,” tambahnya.
Ia menegaskan, apabila ditemukan adanya warga Kepri di Iran, Pemprov Kepri akan berkoordinasi dengan KBRI setempat untuk langkah pemulangan demi keselamatan mereka di tengah situasi konflik di kawasan Timur Tengah.
Sementara itu, Ketua Tim Perlindungan BP3MI Kepri, Darman Sagala, menyampaikan hingga kini pihaknya belum menerima data resmi mengenai pekerja migran asal Kepri yang berada di Iran. Ia juga menegaskan bahwa Iran bukan merupakan negara tujuan penempatan pekerja migran Indonesia.
“Dari Kepri, sejauh ini tidak ada yang bekerja di Iran,” pungkasnya. (*)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : GUSTIA BENNY