Buka konten ini

BATAM (BP) – Tiket penerbangan ke sejumlah rute dilaporkan ludes untuk periode sepekan jelang Lebaran mendatang.
Pantauan Batam Pos di beberapa aplikasi penjualan tiket secara online, tiket penerbangan rute Batam–Padang untuk periode arus mudik Idulfitri tahun ini nyaris ludes. Sejumlah warga yang hendak pulang kampung terpaksa mengurungkan niat karena tidak lagi mendapatkan kursi pada tanggal keberangkatan yang diinginkan.

Pantauan di sejumlah aplikasi pemesanan tiket menunjukkan, penerbangan Batam–Padang untuk periode 11 hingga 22 Maret sudah tidak tersedia. Kondisi tersebut membuat sebagian calon penumpang harus menunda rencana mudik atau mencari alternatif perjalanan lain.
Meri, warga Batam Center, mengaku kecewa karena kehabisan tiket saat hendak memesan penerbangan. Ia dan keluarganya telah merencanakan mudik tahun ini setelah empat tahun tidak pulang kampung.
“Waktu saya cek, tiket sudah habis. Yang tersedia hanya 10 Maret, sedangkan 11 sampai 22 Maret kosong semua. Terpaksa menunda atau mencari alternatif lain,” ujar Meri, Kamis (26/2).
Ia berharap maskapai dapat menambah penerbangan tambahan (extra flight) menjelang Lebaran agar masyarakat yang belum mendapatkan tiket tetap memiliki kesempatan pulang kampung.
“Mudah-mudahan ada extra flight lagi. Siapa tahu masih bisa dapat tiket, paling tidak H-3 Lebaran,” katanya.
Keluhan serupa disampaikan Rahma, warga Batam yang berencana mudik ke Pekanbaru. Ia mengaku kesulitan mendapatkan tiket pada tanggal yang diinginkan karena sebagian besar kursi telah terjual.
“Untuk tanggal 13 sampai 15 Maret sudah tidak ada. Tanggal lain masih tersedia, tapi mudah-mudahan masih ada sampai gajian, supaya bisa pulang kampung,” ujarnya.
Sementara itu, Area Manager Lion Air Group wilayah Kepulauan Riau, Amar Fernando, membenarkan tingginya permintaan tiket mudik Lebaran, khususnya untuk rute Batam–Padang. Ia menyebut sebagian besar kursi penerbangan memang telah terisi.
“Untuk sementara sudah penuh. Namun, masih ada beberapa pemesanan yang menunggu pembayaran. Jika tidak dilunasi atau dibatalkan, kursinya akan kembali muncul di sistem dan dapat dibeli,” jelas Amar.
Ia menambahkan, pihak maskapai telah menyiapkan penambahan penerbangan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Dari rencana awal enam penerbangan tambahan, jumlahnya ditingkatkan menjadi 12 extra flight. Namun, tingginya minat masyarakat membuat kuota tambahan tersebut juga cepat terserap.
“Selain momentum Lebaran, faktor harga yang lebih terjangkau karena ada potongan tarif juga meningkatkan minat masyarakat,” tuturnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, permintaan tiket dari Batam ke sejumlah kota di Pulau Jawa dan Sumatra meningkat signifikan. Maskapai pun menambah frekuensi penerbangan, sementara pengelola bandara memastikan kesiapan operasional guna mengantisipasi kepadatan.
Lion Air Group menambah enam penerbangan ekstra (extra flight) untuk rute-rute favorit seperti Jakarta, Padang, Palembang, Yogyakarta, Semarang, dan Lampung.
Area Manager Lion Air Group wilayah Kepulauan Riau, Amar Fernando, mengatakan penambahan dilakukan menyesuaikan tingginya permintaan masyarakat.
“Total sementara kami menambah enam extra flight. Untuk Jakarta dan Padang kami menambah jumlah penerbangan, sedangkan Semarang dan Lampung kami menambah frekuensi,” ujar Amar, Selasa (24/2).
Ia menyebutkan, tingkat keterisian kursi (load factor) rute Palembang dan Padang telah mencapai sekitar 60 persen. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-2 dan H-1 Idulfitri. Saat ini, ketersediaan kursi pada tanggal tersebut hampir penuh.
“Kurang lebih segitu. Pantauan kemarin untuk H-2 dan H-1 sudah cukup tinggi, dan hari ini bisa saja berubah,” katanya. (*)
LAPORAN : YASHINTA
Editor : RATNA IRTATIK