Buka konten ini

LONDON (BP) – Kepolisian Inggris mengumumkan telah mengakhiri penggeledahan terkait penyelidikan dugaan pelanggaran jabatan publik yang melibatkan Pangeran Andrew dan mendiang pengusaha keuangan Jeffrey Epstein.
“Kepolisian Thames Valley dapat mengonfirmasi bahwa penggeledahan di Berkshire sehubungan dengan penyelidikan atas dugaan pelanggaran jabatan publik telah berakhir,” demikian pernyataan resmi Thames Valley Police, seperti dilansir Antara, Rabu (25/2).
Penggeledahan dilakukan di sejumlah properti yang dikaitkan dengan Andrew, termasuk Wood Farm dan Royal Lodge, kediaman pedesaan di kawasan Windsor Castle. Lokasi tersebut sebelumnya menjadi tempat tinggal Andrew sebelum ia dicopot dari peran publik menyusul berbagai kontroversi.
Andrew diduga melakukan pelanggaran dalam kapasitasnya sebagai penasihat perdagangan setelah muncul laporan bahwa ia mengirimkan dokumen pemerintah kepada Epstein. Dugaan pelanggaran tersebut sempat berujung pada penahanan, sebelum akhirnya ia dibebaskan 12 jam kemudian.
Nama Andrew telah lama menjadi sorotan akibat hubungannya dengan Epstein, yang meninggal dunia pada 2019 saat menghadapi tuduhan pelanggaran seksual. Sejumlah dokumen perkara Epstein yang dirilis baru-baru ini kembali menyeret nama Andrew, menurut laporan sejumlah media internasional.
Pada awal Desember 2025, Raja Charles III mencabut seluruh gelar kehormatan dan peran resmi kerajaan dari adiknya tersebut di tengah berlanjutnya kontroversi. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GUSTIA BENNY